Ditandu Pemuda Nias Sejauh 500 Meter Ini Kesan Bupati Bakhtiar Sibarani

  • Bagikan
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani tersenyum haru saat diarak dan ditandu pemuda Niasdalam Ritual Famahea

1Minutesnews.com, Tapteng | Kedatangan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani ke Desa Aek Horsik Kecamatan Badiri hari Minggu (17/10/2021) membawa kesan yang tak terlupakan seumur hidup. Pasalnya, para pemuda Nias yang tergabung di Garda Pemuda Nias ) GARDANIS menandu orang nomor satu di Kabupaten Tapanuli Tengah hingga 500 meter.

Momen ini terjadi saat Bupati Bakhtiar Sibarani beserta rombongannya datang ke Desa Aek Horsik untuk memenuhi undangan pembukaan Turnamen Bola Voli “ Gardanis Cup I” dalam menyambut HUT GARDANIS yang Ke – I.

Setiba di Simpang Dusun III Desa Aek Horsik, usai dikalungi bunga, Bupati Bakhtiar Sibarani diarahkan Ketua Umum Gardanis Vinsensius Arianto Gea, S.Pd ke sebuah kursi kayu yang ke dua sisinya sudah di ikat dengan bambu.

Detik detik Bupati Bakhtiar Sibarani menaiki kursi untuk ditandu dalam Ritual Famahea (Foto : Agus Tanjung/1MNC)

Awalnya, Bupati Bakhtiar Sibarani terkejut tetapi demi menghormati adat istiadat suku Nias, Bupati yang muda dan energik ini bersedia dan duduk di kursi tersebut.

Selanjutnya, enam orang pemuda dari etnis Nias berpakaian Gardanis mengangkat kursi dan mulai mengarak Bupati Tapteng menuju lokasi acara berjarak sekitar 500 meter.

Sementara di posisi depan, sekumpulan penari laki-laki menarikan Tarian Perang sambil meneriakkan sorak sorai berbahasa etnis nias , mengawal dan membuka jalan bagi arakan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Tentu saja momen langka ini diabadikan oleh warga masyarakat dengan kamera ponselnya di sepanjang jalan , sementara Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan wajah haru menyapa para warganya .

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyapa warganya saat diarak dengan cara ditandu diatas kursi

Tak sampai di sini, setibanya di lokasi acara Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu dan Sekda Tapteng Yetty Sembiring disuguhi sirih pinang.

“ Saya tak pernah mau diangkat angkat, tapi entah kenapa hari ini saya mau. Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan kepada saya. Baru pertama kali saya mau diangkat seperti tadi, momen ini , hari ini tanggal ini, tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup. Ini menjadi penyemangat bagi saya, keluarga dan pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, “ kata Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Dikesempatan ini, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani juga memberikan bantuan penambahan hadiah bagi para pemenang lomba dan panitia senilai Rp. 30 juta dan seekor kerbau untuk disembelih dan dimakan bersama masyarakat saat penutupan turnamen Bola Voli “ Gardanis Cup” ini.

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan kata sambutan di Pembukaan Turnamen Bola Volli Gardanis Cup didampingi Ketua Umum Gardanis Vinsensius Gea

“ Suku Nias dan telah menjadi warga Tapteng banyak tersebar di Kabupaten Tapanuli Tengah.Bersatulah… Saya harap ada tokoh-tokoh Nias maju menjadi wakil rakyat (DPRD) nantinya, saya pastikan kami akan dukung. Tetapi bila sudah terpilih jangan lupa dengan suku Nias, “ pesan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Sementara itu, Ketua Umum Gardanis Vincensius Gea menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dan rombongan yang telah dating membuka secara resmi dimulainya pertangan Bola Voly memperebutkan “ Gardanis Cup I”.

“ Terima kasih Pak Bupati, pertandingan Bola Voli ini selain menggalakkan olah raga dikalangan masyarakat juga sebagai wadah pemersatu suku nias di Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Pemuda Nias. Tim yang ikut dalam turnamen ini ada 27 Tim, 20 Tim Putra dan 7 Tim Putri Pak, “ lapor Vinsensius Gea dalam kata sambutannya.

Di lokasi berbeda, Vinsensius Gea saya dipertanyakan terkait penanduan Bupati Bakhtiar Sibarani menjelaskan, bahwa penanduan itu merupakan ritual adat suku Nias dalam menyambut tamu terhormat.

Bupati Bakhtiar Sibarani dan rombongan hadiri pembukaan Turnamen Voli Gardanis Cup I

“Salah satu bentuk penyambutan tamu terhormat dalam Budaya Nono Niha adalah Famahea / Lafahea (ditandu). Tamu yang terhormat tersebut akan duduk di atas kursi yang telah dipersiapkan, dan kemudian diaraka menuju lokasi tempat kegiatan. Dalam perarakan ini, turut diramaikan oleh para Ono Matua Fotuwuso (laki-laki perkasa) yang melakukan Tari Perang dan Hiwo (sorak-sorai budaya). Pak Bupati Bakhtiar Sibarani merupakan tamu kehormatan sekaligus merupakan Pembina Gardanis bersama Pak Wakil Bupati Darwin Sitompulu, “ jelas Vinsensius Gea.

Masih kata Vinsensius Gea, “Sementara Tradisi mengunyah sirih pinang /menginang atau Manafo merupakan bagian dari acara-acara adat di Nias seperti acara penyambutan tamu kehormatan, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, atau tamu lain dari luar daerah, “ jelasnya.

Aksi Bupati Bakhtiar Sibarani melakukan servis bola voli tanda dimulainya Turnamen Gardanis Cup I

Di kegiatan ini Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani resmi membukan pertandingan Bola Voly “ Gardanis Cup I ” ditandingan dengan servisan awal di laga perdana antara Tim Desa Sijago-jago dan Desa Lumut Maju.

Pemudi etnis nias memberikan sirih kepada Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani

Hadir dari rombongan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani diantaranya, Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, Sekda Tapteng Yetty Sembiring, Para OPD, Para Asisten. Juga hadir Ketua DPRD Sibolga Syukri Penarik dan beberapa anggota DPRD Sibolga diantaranya Obby Hutagaol.

Suasana Turnamen Voli Gardanis Cup I

Terlihat juga hadir, Camat Badiri, Kapus, Mewakil Kapolsek Pinangsori, Mewakil Danramil Pinangsori, Kepala Desa, Pengurus Gardanis serta penasehat Gardanis Sudieli Hulu, Samahati Lase serta disaksikan seribuan masyarakat. (Agus Tanjung)

Dokumentasi Foto lihat disini : https://www.1minutesnews.com/2021/10/galeri-foto-bupati-tapteng-buka-turnamen-bola-voli-gardanis-cup-i/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan