Sibolga-Tapteng Level 2 PPKM, Tak Ingin Level Naik ? Ini Syaratnya

  • Bagikan
Tangkapan Layar Inmendagri Nomor 44 Tahun 2021

1MNC– Jakarta | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan instruksi mendagri (inmendagri) nomor 44 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 21 September 2021 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2021.
Berdasarkan Salinan Inmendagri No 44/2021 yang diperoleh redaksi `1Minutesnews.com hari Selasa (21/09/2021), di Provinsi Sumatera Utara terdapat 17 Kabupaten/Kota yang masuk kategori Level 2.

Dari Salinan Inmendagri ini, Kota Sibolga yang sebelumnya masuk Level 4, berhasil turun dua level dan masuk kategori Kabupaten/Kota yang ditetapkan Pemerintah untuk Level 2

Sementara tetangganya, Kabupaten Tapanuli Tengah tetap mempertahankan statusnya di Level 2.

Dengan ditetapkan nya status Level 2 dan melihat data status terkonfirmasi positif Covid-19, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah masuk di Zona Kuning.

Dengan masuk di Level 2 Kategori Zona Kuning, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng diperbolehkan :
a. pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan), untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat

b. pelaksanaan kegiatan perkantoran/tempat kerja (Perkantoran Pemerintah/ Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah, Perkantoran BUMN/BUMD/Swasta): untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, pembatasan dilakukan dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% (lima puluh persen) dan WFO sebesar 50% (lima puluh persen)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan