Dituding Palsukan Surat Tanah, Amin Jemayol : Bukti Kami Ada dan Kami Akan Balik Melapor

  • Bagikan

1Minutesnews.com, Tapteng | Amin Jemayol Ketua Harian LSM Foal Sibolga-Tapteng menyesalkan laporan dugaan penggelapan dan pemalsuan surat tanah seluas 3 hektar lebih dialamatkan kepada NH sebagai terlapor.

“ Saya sudah baca pemberitaan terkait masalah ini disebuah media on line. Diberitakan tersebut dituliskan NH dilaporkan ke Polres Tapteng oleh ZP dkk atas dugaan penggelapan dan pemalsuan surat tanah. Dituliskan juga NH dkk secara Illegal menjual tanah milik para ahli Waris (Keturunan) dari Alm.Pelda Sultani Panggabean, “ kata Amin Jemayol , hari Rabu (29/09/2021).

Masih kata Amin, “ Kami punya bukti Surat Keterangan Tanah (SKT) yang ditandatangani oleh kepala desa saat itu bernama Sofian Hutabarat dan Surat Camat . Dasar inilah BPN menerbitkan SHM dengan nomor 421 dan Nomor 784 . Dimana palsunya ? Kalau memang SHM ini di duga palsu seharusnya pihak BPN lah yang dilaporkan, bukan NH, “ lanjutnya.

Amin juga menjelaskan punya bukti terkait Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi. Di dokumen Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti bernomor 593/334/SPH-GR/CP/IX/2004 terlihat diketahui, digambar dan ditandatangi Kepala Desa/Kelurahan Sibuluan III atas nama Sofian Hutabarat dan Camat Pandan Drs.Elpis Anto Manalu. Sementara saksi saksi untuk pelepasan SPH-GR ini ada 7 (tujuh) orang termasuk Kepala Dusun /Lingkungan Huta Dolok atas nama Amaluddin Panggabean.

Dikesempatan ini, Amin Jemayol yang menurut pengakuannya diberikan Surat Kuasa oleh NH untuk melaporkan balik kasus dengan dugaan pencemaran nama baik ini ke Polres Tapteng dan menyesalkan tulisan di media on line karena menyebutkan nama seorang pejabat di Kabupaten Tapteng tanpa konfirmasi.

“ Bukan Kadis Kesehatan Tapteng yang bermasalah di sini,tetapi suaminya. Seharusnya si pembuat berita konfirmasi dulu lah kalau mengkaitkan masalah ini dengan jabatan seseorang… Untuk itu saya sudah diberikan surat kuasa untuk melapor balik dengan dugaan pencemaran nama baik. Kepada pembuat berita saya harapkan mengklarifikasi dan meminta maaf kepada pejabat yang telah dituliskannya , “ pungkas Amin Jemayol sambil memperlihatkan surat kuasa dari NH.

Amin Jemayol saat menyerahkan laporan ke dumas Polres Tapteng terkait pencemaran nama baik

Informasi terakhir dari Amin Jemayol yang berhasil diperoleh redaktur, kasus pencemaran nama baik ini sudah resmi dilaporkan ke Polres Tapteng. (Agus Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan