Di RDP Ke III, PT. Indra Angkola Tapteng Tak Kunjung Perlihatkan Surat Izin Penimbunan BBM

RDP DPRD Tapteng dengan PT. Indra Angkola
banner 468x60

1Minutesnews.com, Tapteng | DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah kecewa, hingga Rapat Dengar Pendapat untuk Ke III kalinya dengan PT. Indra Angkola Energy tak kunjung bisa memperlihatkan surat izin penimbunan BBM serta Surat Izin lainnya.

Alhasil DPRD Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mengeluarkan rekomendasi untuk menutup sementara segala kegiatan perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga Surat- Surat yang dimaksud bisa diperlihatkan sebagai salah syarat legalitasnya.

Bacaan Lainnya
banner 300250
Perwakilan PT. Indra Angkola (baju hitam)

Rekomendasi ini diputuskan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke Tiga DPRD Tapteng dengan Pihak PT. Indra Angkola dan Instansi terkait di ruang rapat Kantor Gedung DPRD Tapteng, hari Senin (19/07/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

RDP dipimpin langsung Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu ,Waket DPRD Tapteng Willy Saputra Silitonga dan Ketua Komisi C DPRD Tapteng Adhita Melfan Tanjung bersama anggota DPRD dari Komisi C.

“ Hingga RDP ke Tiga, Pihak PT. Indra Angkola tak bisa memperlihatkan IMB serta perlengkapan perizinan lainnya dan managemen tidak koperatif , kami (DPRD) Tapteng merekomendasikan untuk menangguhkan/menutup sementara segala aktifitas di PT. Indra Angkola hingga semua kelengkapan untuk usahanya dipenuhi, “ tegas Khairul Kiyedi Pasaribu.

Pimpinan dan Anggota DPRD Tapanuli Tengah sidak ke PT. Indra Angkola Energy

Legislator dari Partai NasDem Tapanuli Tengah ini juga meminta kepada Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (Plt. Kadis PMPPTSP) Tapteng, Erniwati Batubara, SE, MM untuk berkordinasi dengan Sat Pol Tapteng serta Polres Tapteng untuk memastikan rekomendasi ini dipatuhi.

Sebelumnya, saat RDP ke 3 ini, Plt Kadis PMPPTSP Erniwati Batubara mengungkapkan surat perizinan untuk penampungan BBM serta surat yang berkenaan dengan usaha PT. Indra Angkola Energy hingga saat ini tak kunjung diperlihatkan.

“ Izin Pimpinan, tak hanya Izin Penimbunan BBM atau Izin lainnya yang tidak ada, Izin IMB juga belum ada, “ beber Eniwati Batubara.

Sementara dari Kabid PPKLH Togu C Edison Hutajulu, ST,MM dari Dinas LHKP Pemkab Tapteng juga mengungkap beberapa fakta yang mengarah kepada ketidakpatuhan PT. Indra Angkola Energy.

“ Kami saat melakukan pembinaan dan pengawasan sudah mengingatkan agar membangun Fasilitas Penyimpan Limbah B3 (TPS) dan telah menyurati tetapi hingga saat ini tak kunjung dibangun alasannya sudah ditangani kontraktor. Selain itu, karena PT. Indra Angkola berada dipemukiman padat penduduk harus diwajibkan memiliki Early Warning System (EWS), tetapi hingga saat ini tak juga dilaporkan realisasinya. Yang hanya dilaporkan itupun lisan peninggian tembok pagar dan masih statusnya on proses, “ ungkap Togu C Edison.

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan