Ketua IPK Sibolga Ke Pengusaha Budi Jaya, Reza : Jangan “Seperti Belanda Minta Tanah”

  • Bagikan

1Minutesnews.com, Sibolga | Pasca ricuh pengosongan lahan Tangkahan Budi Jaya di Jalan KH. Ahmad Dahlan Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga, Sumut hari Jumat (11/06/2021) lalu, Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Sibolga, Reza Andhika Rahmad Zeb Tumori mengirim “warming” peringatan kepada pengusaha tangkahan tersebut.

“Puluhan tahun sudah diberi Pemkot Sibolga lahan itu ( Tangkahan Budi Jaya,red) sebagai tempat untuk mengais rezeki di Kota Sibolga ini, harusnya berterima kasih bukan malah mempertahankan dan terkesan membiarkan terjadinya kericuhan ini. Nah, saat ini Pemko Sibolga dibawah kepemimpinan Wali Kota H. Jamaluddin Pohan dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing butuh lahan itu untuk pembangunan, ya …diserahkan saja kembali dengan baik. Janganlah Pengusaha Tangkahan Budi Jaya terkesan “ seperti Belanda minta tanah “ , kata Reza saya diminta tanggapannya terkait kericuhan di Tangkahan Budi Jaya, hari Senin (14/06/2021) kemarin.

Reza yang berprofesi sebagai seorang pengusaha perikanan dan bertempat tinggal tak jauh dari lokasi Tangkahan Budi Jaya, juga mengaku heran terhadap beberapa oknum yang ikut terlibat saat terjadinya kericuhan pengosongan lahan tangkahan Budi Jaya.

“ Saya tinggal dan merupakan warga di sekitaran tangkahan tersebut. Saya kenal betul siapa yang benar-benar bekerja di tangkahan itu. Tetapi saat terjadinya kericuhan, tidak sedikit saya lihat oknum-oknum yang tidak pernah mencari nafkah di tangkahan tersebut ikut-ikutan membuat ricuh dan terkesan paling agresif. Saya duga mereka ini adalah oknum-oknum bayaran, “ tegas Reza.

Masih kata Reza, selaku warga sekitar dan ketua organisasi kepemudaan di Kota Sibolga meminta agar aparat hukum bertindak tegas kepada terhadap pelaku pelaku yang melakukan tindakan anarkis dan melawan hukum saat terjadinya kericuhan.

“ Kita semua tahu, saat pengosongan lahan tangkahan Budi Jaya terjadi aksi lempar batu kepada para petugas bahkan mengenai Wali Kota Sibolga H. Jamaluddin Pohan dan Wakil Sibolga Pantas M Lumban Tobing. Tak hanya itu, massa juga merusak eskavator yang didatangkan Pemko Sibolga . Ini jelas anarkis dan melanggar hukum. Saya minta pihak APH untuk mengusut dan menangkap pelakunya, “ pungkas Reza.

DPD IPK Kota Sibolga menurut Reza mendukung pengosongan lahan Budi Jaya.

“DPD IPK Kota Sibolga siap 24 jam mengawal pengosongan lahan Budi Jaya untuk dikembalikan ke Pemko Sibolga. Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga di masalah ini telah menunjukkan ketegasannya mengambil alih kembali lahan milik negara (Pemko Sibolga). Ini bicara nasionalisme, IPK siap dan memberikan dukungan penuh, “ tutup Reza. (Agus Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan