Modus Melayani Tamu Cafe, 15 WRS Terjaring Razia Sat Pol Tapteng

15 WRS Terjaring Razia Sat Pol PP Tapteng
banner 468x60

1Minutesnews.com, Tapteng I Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah menertibkan 15 (lima belas ) orang Wanita Rawan Sosial (WRS) dar 2 (dua) lokasi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Diantara WRS ini diketahui 4 (empat) warga Kabupaten Tapanuli Tengah dan 1 WRS asal Sibolga.

Razia yang dilakukan oleh Sat Pol Tapteng dalam rangka penertiban WRS dan minuman keras (Miras) jenis.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dijelaskan , Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Tapanuli Tengah (Satpol PP Tapteng) melakukan penertiban 9 orang Wanita Rawan Sosial (WRS) dan minuman keras (kamput) di Desa Sirame-ramean Kecamatan Andam Dewi pada Sabtu (01/05/2021) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

“9 orang WRS yang ditertibkan oleh Satpol PP itu dengan modus melayani tamu di cafe di Desa Sirame-ramean Kecamatan Andam Dewi. Kita lakukan pendataan terhadap mereka di Kantor Pol PP untuk selanjutnya diserahkan ke Rumah Singgah Dinas Sosial Tapteng guna proses selanjutnya,” kata Plt Kasatpol PP Tapteng, Wicandry Limbong, ST, MM, hari Sabtu (01/05/2021).

9 orang WRS yang ditertibkan di Kecamatan Andam Dewi itu, yakni:
1. WA (35) asal Medan
2. SU (26) asal Langkat
3. SA (29) asal Kisaran
4. MU (36) asal Medan
5. AT (32) asal Medan
6. SG (45) asal Medan
7. SW (34) asal Tebing Tinggi
8. RRS (25) asal Sipirok, Tapanuli Selatan
9. L (29) asal Kisaran.

“Beberapa hari sebelumnya, pada hari Rabu 22 April 2021 telah dilakukan penertiban terhadap 6 orang WRS di salah satu warung tuak berlokasi di Jalan Feisal Tanjung Kecamatan Pandan. Dalam 2 minggu ini 15 orang WRS ditertibkan dari 2 tempat berbeda,” lanjut Wicandry.

6 orang WRS yang ditertibkan di Kecamatan Pandan itu, yakni:
1. ST (26) asal Tapteng
2. TM (22) asal Sibolga
3. PU (18) asal Tapteng
4.. AN (18) asal Tapteng
5. NS (27) asal Medan
6. IY (31) asal Tapteng.

“Kegiatan razia ini akan terus gencar kita lakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Bupati Tapteng Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani untuk membersihkan kegiatan prostitusi di seluruh wilayah Tapteng. Kita sangat menyesalkan masih adanya oknum-oknum yang menyediakan pelayanan WRS dengan modus sebagai pelayan minuman, baik di warung tuak atau cafe, terlebih di bulan Ramadhan yang harusnya kita sucikan bersama-sama,” ujar Plt Kasatpol PP Tapteng, Wicandry Limbong, ST, MM mengakhiri. (Rel Dinas Kominfo Tapteng/Agus Tanjung)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan