9 WRS terjaring Satpol PP Tapteng di kedai minuman, 1 WRS berumur 16 tahun

Sat Pol Tapanuli Tengah jaring Wanita Rawan Sosial (WRS)
Sat Pol Tapanuli Tengah jaring Wanita Rawan Sosial (WRS)
banner 468x60

1Minutesnews.com, Tapteng | Operasi Yustisi di gelar Satpol  PP Tapteng hari Jumat (21/05/2021) dan Minggu (23/05/2021) di kecamatan Pandan dan Kecamatan Pinangsori. Hasilnya, 9 (Sembilan) Wanita Rawan Sosial (WRS) terjaring dari café dan kedai minuman. Mirisnya, 1 (satu) WRS masih berusia 16 Tahun.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus komit dan konsisten menindaklanjuti instruksi Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam memberantas kegiatan maksiat/prostitusi di seluruh wilayah Tapteng.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Satpol PP Tapteng Wi Chandry Limbong, ST, MM didampingi oleh Kabid Pol PP Panuturi Simatupang, SE dan Kasi Trantip PP Dodi Gultom, S.IP di Kantor Satpol PP Tapteng pada Minggu (23/05/2021) sore.

“Menindaklanjuti instruksi Bapak Bupati, dalam satu minggu terakhir ini, Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan giat Operasi Yustisi sebagai pengembangan atas aduan keresahan masyarakat. Kami telah menertibkan 9 orang Wanita Rawan Sosial atau WRS. Di lokasi penertiban itu, juga turut disita sejumlah minuman keras beralkohol jenis kamput,” kata Plt Kasatpol PP Tapteng, Wi Chandry Limbong, ST, MM.

Plt Kasatpol PP Tapteng menjelaskan bahwa 9 orang wanita yang ditertibkan dalam Operasi Yustisi itu ditertibkan di kafe dan kedai tuak sekitar jalan baru, di sekitar Jalan Jenderal Feisal Tanjung/Jalan Baru Kecamatan Pandan dan kafe di Kecamatan Pinangsori.

Sembilan orang wanita yang ditertibkan dalam Operasi Yustisi berinisial DS (35), EAS (16), RMDZ (25), dan EL (42) dan merupakan Warga Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ke empat WRS ini terjaring Operasi Yustisi hari Jumat (21/05/2021) dari warung tuak di Jalan Feisal Tanjung Kecamatan Pandan.

Selanjutnya, hari Minggu (23/05/2021) pukul 01.00 WIB, kembali ditertibkan 4 (empat) orang WRS yang berinisial LS (35) penduduk Tapteng, LH (34) penduduk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), RH (25) penduduk Tapsel, dan EW (37) penduduk Tapteng dari Kafe Kolam di Kecamatan Pinangsori.

Di hari yang sama, pukul 01.30 WIB, ditertibkan 1 orang WRS yang berinisial R (33) penduduk Kabupaten Nias dari Kafe di Jalan Feisal Tanjung Kecamatan Pandan.

“Para WRS itu diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah untuk pembinaan lebih lanjut. RMDZ (25) dan EL (42) sebagai pengunjung bersama suaminya telah dikembalikan kepada pihak keluarga setelah menunjukkan bukti identitasnya,” jelas Plt Kasatpol PP Tapteng.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat, terkhusus kaum perempuan, agar membatasi diri bergaul dan berkumpul di warung tuak atau cafe yang menyediakan minuman keras beralkohol, apalagi hingga larut malam agar tidak tercipta image sebagai WRS, seperti contoh penertiban operasi Yustisi itu,” harap Plt Kasatpol PP Tapteng Wi Chandry Limbong, ST, MM. (Rilis Kominfo Tapteng)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan