Korban Dugaan Penganiayaan di SPBU Lopian Apresiasi Polres Tapteng

  • Bagikan
Korban dugaan penganiayaan Saparuddin Manullang (kiri) bersama kuasa hukumnya Junaidi Lubis,SH,MH
Korban dugaan penganiayaan Saparuddin Manullang (kiri) bersama kuasa hukumnya Junaidi Lubis,SH,MH

1Minutesnews.com, Tapteng  | Saparuddin Manullang (52), korban dugaan penganiayaan secara bersama sama yang terjadi di SPBU Aek Horsik Lopian beberapa bulan lalu bisa bernapas lega. Pasalnya, Satreskrim Polres Tapteng telah menangkap dan menahan dua dari tiga pelakunya.

“ Sudah lega lah bang, laporan saya ditindak lanjuti oleh pihak Polres Tapteng. Ke tiga pelaku yang saya laporkan sudah dijadikan tersangka. Malah dua orang langsung ditangkap dan ditahan bang, “ kata Saparuyddin Manullang, hari Senin (15/03/2021) di Pandan.

Walaupun sempat kecewa, Saparuddin Manullang warga Dusun II Kebun Pisang Kecamatan Badiri ini baru menyadari semuanya ada proses yang harus dilalui sebelum seseorang ditetapkan sebagai tersangka.

“ Mohon maaf lah bang. Saya tak mengerti hukum. Saat itu, saya hanya ingin pelaku secepatnya ditangkap demi keamanan diri saya dan keluarga bang. Saya tak memahami kalau semua itu ada prosesnya, bang, “ lanjutnya.

Saparuddin Manullang dengan didampingi kuasa hukumnya Junaidi Lubis SH, MH, juga menyampaikan apresiasi nya atas kinerja pihak Polres Tapteng.

“ Dikesempatan ini saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolres, Kasat Reskrim, Penyidik maupun Unit Opsnal di Polres Tapteng, atas responnya dalam menerima laporan saya sebagai warga negara yang awam terhadap hukum. Dan menindaklanjutinya dengan menaikkan status laporan saya ke tingkat penyidikan dan melakukan penahanan kepada para pelaku, “ lanjutnya.

Dikesempatan ini Saparuddin Manullang juga berharap agar INS (24)  patut di duga melakukan tindakan penganiayaan secara bersama sama agar segera dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Senada, Junaidi Lubis,SH, MH selaku kuasa hukum Saparuddin Manullang juga menyampaikan hal yang sama.

“ Ucapan terima kasih dan apresiasi atas gerak cepat laporan dari klien saya kepada Polres Tapteng. Dimana telah menangkap para terlapor dan telah menahan sekaligus menetapkan status para terlapor menjadi tersangka setelah melalui beberapa kali proses sesuai hukum, pun begitu saya sangat berharap juga kepada bapak-bapak kepolisian resort tapteng untuk menemukan 1 lagi terlapor yang belum dilakukan penangkapan demi terciptanya rasa aman, nyaman bagi klien dan keluarga besarnya sebagai korban untuk menghindari adanya gesekan yang timbul dikemudian hari, “ ungkap Junaidi Lubis.

Untuk diketahui, MAFS alias B (48) dan S S (46) warga Lingkungan I Kelurahan Hutabalang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah ditangkap personil Satreskrim Polres Tapteng. Ke dua nya merupakan pasangan suami istri (Pasutri) dan tersangka penganiayaan SM di SPBU Lopian.

Sementara istrinya S S ditangkap ke esokan harinya Jumat (05/03/2021) di depan Mako Polres Tapteng ketika mau membesuk suaminya.

Sementara tersangka ke tiga berinisial INS alias I (24) belum ditangkap.

Kejadian penganiayaan ini bermula saat korban SM (Saparuddin Manullang,red) hendak mengisi BBM bersama supirnya di SPBU Lopian, hari Sabtu (08/03/2020) pukul 19.30 WIB tahun lalu. (Agus Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan