Dituding Peras Warga Saat Pengurusan Surat, Ini Kata Lurah Mangga Dua

Lurah Mangga Dua Syahril Chaniago (kiri) saat diklarifikasi Camat Pandan Wawan Samudra diruang kerja Kantor Camat Pandan (Foto 1Minutesnews)
Lurah Mangga Dua Syahril Chaniago (kiri) saat diklarifikasi Camat Pandan Wawan Samudra diruang kerja Kantor Camat Pandan (Foto : 1Minutesnews)
banner 468x60

1Minutesnews.com, Tapteng |Seorang warga membuat pengakuan bahwa Lurah Mangga Dua Pandan disebut memasang tarif untuk tanda tangani Surat Pernyataan Waris dan Surat Keterangan Meninggal Dunia sebesar Rp. 5.500.000,- .

Hal ini diketahui dari postingan di media sosial .

Bacaan Lainnya
banner 300250

“ untuk tanda tangan Lurah Mangga dua Pandan, atas surat pernyataan Waris, Surat Ket.Meninggal Dunia, Lurah tetapkan tarif Rp. 5.500.000,- Manalu mengeluh…. Pemerasan ini terlalu memberatkan… Diminta agar Bupati Tapanuli Tengah…. Tetapkan tarif segala Surat, “ tulis akun @Deslan Tambunan yang terpantau redaksi hari Rabu (06/07/2020) .

Akun @Deslan Tambunan saat mengupload postingan ini juga melampirkan foto seseorang yang di duga warga yang dimaksud dalam postingan nya.

Tangkapan Layar postingan Fb akun @Deslan Tambunan
Tangkapan Layar postingan Fb akun @Deslan Tambunan

Tak hanya sampai di sini, terpantau akun @Deslan Tambunan kembali mengupload tulisannya terkait hal ini,

“ Surat ini akan ditanda tangani Lurah, bilamana uang 5.500.000,- diletakkan diatas Meja. Narasumber : Kasmiran Manalu (50), alamat Jln. Jend.Feisal Tanjung. Kel.Bonan Lumban, Kec.Tukka, Tap.Tengah, dalam kesempatan ngopa…. Di Simpang Opat Polres Tapteng . Selasa 5/1/-2021.,” tulis @Deslan Tambunan pukul 11.59 WIB.

Postingan ini juga melampirkan 2 (dua) Surat yang telah dibubuhi meterai temple.

Tangkapan layar akun @Deslan Tambunan
Tangkapan layar akun @Deslan Tambunan

Terkait hal ini, redaksi menelusuri informasi ini dan mengkonfirmasi langsung ke pihak Kecamatan Pandan.

Camat Pandan, Wawan Samudra, SE saat mendapatkan informasi  s dari redaktur merespon dengan cepat.

“ Terima kasih Pak Informasi dan akan kami telusuri keluhan warga ini, “ tulis Wawan membalas pesan Whatshap redaktur 1Minutesnews.com, hari Senin (07/01/2021) pukul 09.00 WIB.

Sekira pukul 11.30 WIB awak media 1Minutesnews.com dihubungi Camat Pandan Wawan Samudra dan menginformasikan bahwa Lurah Mangga Dua Pandan Syahril Sikumbang sudah dipanggil dan berada di ruang kerjanya.

Sesuai penjelasan Syahril Sikumbang saat dikomfirmasi redaksi bersama rekan media lainnya , Lurah ini membantah isi postingan akun tersebut

“ Tidak ada Pak, saya tidak ada meminta uang  sebesar Rp. 5.500.000 yang dituduhkan sebagai tarif untuk tanda tangan saya  seperti di tuduh kan di postingan Fb itu, “ jelas Syahril Sikumbang, hari Kamis (07/01/2021) di ruang kerja Camat Pandan.

Lurah ini juga menjelaskan bahwa foto warga yang memegang surat tersebut bukanlah warganya.

“ Itu bukan warga kami pak. Tapi untuk Surat Keterangan Kematian dan Surat Pernyataan Waris sudah kita tanda tangani dan tidak ada tarifnya, “ tegas Syahril Sikumbang.

Lurah Mangga Dua Pandan ini juga heran dengan foto dan narasi di postingan tersebut yang menurutnya bertolak belakang.

“ Di postingan pertama saya di tuduh memeras warga ini . Saya dituduh memasang tarif Rp. 5,5 juta untuk tanda tangan Surat Keterangan Meninggal Dunia dan Surat Pernyataa Waris. Sementara ke dua surat ini sudah saya tanda tangani dan tidak ada meminta tarifnya, “ kata Lurah Syahril Sikumbang.

“ Di postingan ke dua saya juga dituduh menetapkan tarif Rp. 5,5 juta untuk membubuhkan tanda tangan di Surat Pernyataan Waris dan satu surat lagi yang menurut saya adalah Surat Kuasa Menjual Tanah sesuai lampiran fotonya. Sementara Surat Pernyataan Waris sudah saya tanda tangani, “ lanjutnya.

Ketika awak media menanyakan kenapa tidak mau menandatangani Surat ke dua yang ditafsirkan lurah sebagai Surat Kuasa Menjual Tanah Warisan, Syahril Sikumbang dengan tegas menjawab bahwa Surat tersebut harus lah dipelajari terlebih dahulu.

“ Surat itu hanya diperlihatkan kepada kami pak untuk ditanda tangani. Sementara yang membawanya bukan orang yang dikuasakan dalam surat ini. Ini akan berpotensi menimbulkan persoalan dikemudian hari karena menyangkut Jual Beli Tanah Warisan. Kami juga harus mempelajari lampiran pendukungnya karena Saya sebagai Lurah dan Camat Pandan disebutkan dalam surat tersebut sebagai pihak DIKETAHUI, “ tegas Syahril Sikumbang.

Sementara Camat Pandan, Wawan Samudra,SE menyikapi postingan yang menuduh jajarannya memasang tariff dengan tegas mengatakan tidak ada.

“ Untuk pengurusan surat menyurat untuk melayani warga di Kecamatan Pandan tidak ada tarifnya Pak. Ini juga saya sampaikan kepada jajaran saya baik di Kelurahan/Desa maupun di Kecamatan. Tidak ada tarif Pak, “ tegas Wawan Samudera.

Dikesempatan ini Wawan Samudra juga meminta kepada pengguna media sosial agar bijak dalam membuat postingan.

“ Kalau benar ada jajaran saya yang memasang tarif laporkan kepada saya, kami akan tindak tegas. Kalau benar memeras sesuai postingan itu kenapa tidak dilaporkan ke pihak penegak hukum? Bijaklah dalam bermedia sosial, berikanlah masukan dan kritik yang positif kami siap menerimanya demi kemajuan Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Kecamatan Pandan, “ tutup Wawan Samudra . (Agus Tanjung)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan