Awali 2021, Kejagung Tangkap Buronan Ke 2 di Tobasa Saat Jualan Pizza

  • Whatsapp
Tim Tabur Kejaksaan Agung (Kejagung) dibantu oleh Tim Tabur Kejati Sumatera Utara dan Kasi Intel Kejari Toba Samosir mengamankan terpidana tindak pidana penistaan atas nama SH (inisial,red) di daerah Balige (Foto Dokumentasi Puspenkum Kejagung)
Tim Tabur Kejaksaan Agung (Kejagung) dibantu oleh Tim Tabur Kejati Sumatera Utara dan Kasi Intel Kejari Toba Samosir mengamankan terpidana tindak pidana penistaan atas nama SH (inisial,red) di daerah Balige (Foto Dokumentasi Puspenkum Kejagung)

1Minutesnews.com, Jakarta | Tim Tabur Kejaksaan Agung (Kejagung) dibantu oleh Tim Tabur Kejati Sumatera Utara dan Kasi Intel Kejari Toba Samosir mengamankan terpidana tindak pidana penistaan atas nama SH (inisial,red) di daerah Balige, Kabupaten Tobasa, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 09:30 WIB.

“Pengamanan terhadap buronan atas nama SH merupakan keberhasilan Tim Tabur Kejaksaan yang kedua untuk tahun 2021,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/1/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Nomor: Print-433/ L.2.33.3/Eoh.3/12/2020 tanggal 21 Desember 2020 guna melaksanakan putusan pengadilan Tinggi Medan Nomor: 167/Pid/2020/PT.MDN tanggal 08 April 2020 dengan amar putusan menyatakan terpidana SH bersalah melakukan tindak pidana penistaan dengan pidana penjara selama satu bulan.

Terpidana secara patut telah dipanggil sebanyak tiga kali, namun tidak memenuhi panggilan jaksa eksekutor.
Terpidana selama ini melarikan diri dan berprofesi sebagai penjual Pizza Andaliman di Balige Kabupaten Toba Samosir. “Lalu, ketika dilakukan penangkapan di Jalan Lintas Tarutung Balige, tidak ada perlawanan dan berlangsung kondusif,” kata dia.

Selanjutnya terpidana langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Samosir untuk dilaksanakan eksekusi ke Lapas Klas 3 Pangururan.

Baca Juga : Kejari Sibolga Eksekusi Terpidana Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Tapteng

Ia pun menghimbau agar seluruh DPO Kejaksaan bisa segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO. (REL)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *