Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim

  • Whatsapp
Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan

1Minutesnews.com, Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim. Luhut ditunjuk, Rabu (25/11/2020) malam.

Penunjukkan Luhut menggantikan sementara Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP. Edhy ditangkap KPK pada Rabu dini hari karena dugaan keterlibatan korupsi ekspor benih lobster atau benur.

Informasi penunjukan Luhut sebagai Menteri KPK Ad Interim disampaikan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar melalui surat edaran Nomor: B-835/SJ/XI/2020.

Dalam surat tersebut menyatakan penunjukkan Luhut sudah dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Di Surat edaran B-835/SJ/XI/2020 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar.

“Dalam rangka efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi KKP,” kata Antam menjelaskan fungsi pergantian Edhy dalam surat tersebut.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo resmi ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus korupsi perizinan benih lobster, pada Rabu (25/11/2020) malam.

Proses penetapan tersangka politikus partai Gerindra itu setelah penyidik KPK melakukan serangkaian pemeriksaan intensif setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tanggerang, pada Rabu (25/11/2020) dini hari, sekitar pukul 01.23 WIB.

Selain Edhy, KPK telah memeriksa: Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini, protokoler KKP bernama Yeni, Kabag Humas KKP Desri Yanti, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, staf Edhy bernama Chusni Mubarok dan Syaihul Anam. (AgusTanjung)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *