Bertamu, Tiga Pemburu Babi Ini Rampok dan Perkosa Istri Temannya

  • Bagikan
Foto ketiga tersangka
Foto ketiga tersangka

1Minutesnews.com, Tapsel | Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Polsek Padang Bolak menangkap tiga pemburu babi hutan pelaku perampokan dan perkosa istri teman, yang ditangkap dari tempat berbeda.

Ketiganya merampok pasangan suami istri itu dalam sebuah gubuk kebun karet Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Paluta, Sabtu (19/9) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Tak hanya merampok, ketiganya juga tega menggauli istri teman.

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman S Elhaj, Senin (12/10) mengatakan, ketiga tersangka yakni CR alias H (18), warga Desa Simbolon, Dolok, Paluta; RH alias T(27) warga Desa Sijungkang, Angkola Timur, Tapsel; dan AMT (26) warga, Desa Sialaman Julu, Sipirok, Tapsel.

Ketiga tersangka sengaja bertamu di tengah malam. Pemilik rumah S (26), dan istrinya PS (20) yang hendak tidur tiba-tiba mendengar suara lelaki yang biasa memburu babi.

S bertanya siapa yang datang ke rumahnya, di luar pintu terdengar suara yang mengaku sebagai marga H. Merasa kenal, mereka pun membuka pintu untuk tiga pelaku.

“Saat dibuka, rupanya H tidak sendiri. Dia datang bersama T dan AMT. Selaku tamu, korban pun sempat menyuguhi ketiganya makanan ringan. Sesudah itu, ketiga pelaku bersama korban dan istrinya lanjut mengobrol hingga pukul 01.30 WIB,” kata Roman, Senin (12/10).

Setelah selesai bicara, mereka pun pamit dan berdiri. S dan istrinya hendak mengantarkan sampai depan rumah.

Tapi CR mendadak menodongkan senjata rakitan ke S dan RH meletakkan pisau ke leher PS. Suami dan istri itu terpaksa diam dan tak mampu berbuat banyak saat tersangka mengikat kaki S dan menyumpal mulut S dengan kain.
Setelah Pasutri ini tak berdaya , CR dan RH melancarkan aksi bejatnya memperkosa istri SH.

Biadabnya, aksi pemburu babi perkosa istri teman itu dilakukan didepan S, suami korban, yang tak bisa berbuat apa-apa.

“Tak berhenti di situ, CR kemudian memperkosa istri SH. Setelah selesai, perbuatan keji itu dilanjutkan, RH ”, terang Roman seraya menyebut, kalau AMT tidak ikut memperkosa istri SH.

Usai memperkosa dan mengambil barang berharga milik pasutri itu, komplotan perampok dan pemerkosa itu pun meninggalkan kedua korban. Para pelaku bawa kabur sepeda motor Yamaha Jupiter MX, dua unit telepon seluler merk Asus dan Nokia, serta sebuah tas sandang berisi uang tunai Rp600 ribu milik korban.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Petugas menyelidiki laporan itu. CR ditangkap di Pargarutan, Angkola Timur, Tapsel, pada Senin (5/10).

“Tersangka terpaksa kita beri tindakan tegas karena mencoba melawan petugas,” tegas Roman.

Penangkapan CR dikembangkan. Jumat (9/10), petugas menangkap RH di rumahnya. Pria yang juga berprofesi sebagai petani itu juga ditembak karena mencoba melawan.

Petugas memburu tersangka lainnya. Mereka berhasil menangkap AMT (26) di kediamannya. Dari tangan para pelaku disita sejumlah barang bukti, seperti barang curian, pakaian yang dikenakan, serta senjata api rakitan dan pisau yang digunakan dalam aksi kejahatan itu.

“Atas perbuatannya, ketiga tersangka akan dijerat Pasal 365 ayat 2 ke (1) serta (2) dan Pasal 285 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tutup Roman. (RED)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan