Suami Bakar Istri di Pondok Batu Tapteng Ditangkap, Ini Kronologisnya

  • Whatsapp
B ditangkap Polres Tapteng usai bakar istri
B ditangkap Polres Tapteng usai bakar istri

1Minutesnews.com, Tapteng | B (35) warga Jalan Sepadan Kelurahan Pondok Batu Kecamatan Sarudik, Kab. Tapteng ditangkap personil Polres Tapteng, hari Minggu (16/08/2020). Pasalnya, pria ini tega membakar istrinya di duga tersinggung ditegur memarahi anaknya.

MP (32) , korban sekaligus istrinya menderita luka bakar di tubuhnya setelah api dari mancis milik pelaku menyambar tubuh ibu muda ini setelah sebelumnya disiram dengan pertalite.

Kejadian ini bermula dari teguran dari MP (32) kepada suaminya karena memarahi dan memukul anak mereka berisial F di teras rumah, hari Minggu (16/08/2020) pukul 08.00 WIB.

Di duga tersinggung dengan teguran istrinya, pelaku marah dan masuk ke dalam rumahnya.

Ironisnya, pelaku keluar dari rumah dengan membawa satu botol bekas minuman mineral berukuran 1.500 milli liter berisikan cairan Pertalite.

Tanpa basa basi, cairan pertalite disiramkan ke tubuh korban dan langsung menghidupkan mancis miliknya, alhasil api menyambar tubuh ibu muda ini.

Di duga terkejut dengan perbuatannya, tersangka menendang tubuh korban,sehingga kaki tersangka ikut terbakar, tetapi api tak kunjung padam.

Korban panik dan berlari menuju selang di depan rumahnya dan berusaha memadamkan api dengan mempergunakan selang tersebut.

Api tak juga padam, sehingga korban sambil membuka pakaiannya berlari menuju rumah pamannya meminta pertolongan.

Melihat keponakannya terbakar, Sang Paman memadamkan api yang membakar tubuh dan pakaian korban. Usai api berhasil dipadamkan, Sang Paman membawa keponakannya ke petugas medis.

Baca Juga : Duh…Ibunda Meninggal , Gadis Ini Korban Perkosaan Ayah, Abang dan Adik Kandungnya Selama 2 Tahun

Tak terima dengan perlakuan suaminya, MP di dampingi pamannya, membuat laporan ke Pihak Polres Tapteng.

Usai menerima laporan, personil Polres Tapteng menangkap B.

“ Benar, pelaku sudah diamankan. Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 44 Ayat (2) dari Undang-undang RI. No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga dan atau Pasal 187 ayat 2 dari KUHPidana, dengan Ancama hukuman maksimal 15 tahun penjara, “ jelas Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Afrianto, SIK melalui Kasubbag Humas Polres Tapteng Iptu J.S. Sinurat. (Rel)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan