Kementerian Kominfo RI Gelar Sinergitas Dan Sosialisasi HUT ke-75 Kemerdekaan RI

  • Whatsapp
Dinas Kominfo Tapteng ikuti sosialisai HUT Kemerdekaan RI se Indonesia melalui Daring
Dinas Kominfo Tapteng ikuti sosialisai HUT Kemerdekaan RI se Indonesia melalui Daring

1Minutesnews, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah (Dinas Kominfo Tapteng) mengikuti kegiatan Sinergitas dan Sosialisasi HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia secara virtual yang digelar Kementerian Kominfo RI, Selasa (11/08/2020).

Kadis Kominfo Tapteng Dedy Sudarman Pasaribu, SP diwakili Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Chandra P. Manalu, ST didampingi Kasi Pengelolaan Informasi Publik Frans Oslen Sitanggang, S.Si. Kasi Tata Kelola e-Government Jefri Parlindungan Siahaan, SE dan Kasi Pengembangan Aplikasi Zulham R. P. Hutagalung, SE mengikuti kegiatan sinergitas dan sosialisasi itu secara virtual di Ruang Datacenter Dinas Kominfo Tapteng.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti dan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemenkominfo Prof. Dr. Widodo Mukti selaku Kemenkominfo RI.

Pada kesempatan itu, Sekjen Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti mengatakan tentunya pemerintah daerah memiliki media di daerah, seperti website, media sosial, videotron, dan lainnya, di dalam siaran- siaran ataupun kontennya dapat mengedepankan tema Bangkit Untuk Indonesia Maju. Hal ini untuk memberikan optiminisme kepada masyarakat dan melakukan program-program yang terkait pemulihan, kemudian program reformasi, dan juga program pembangunan daerah di instansi masing-masing.

Rosarita Niken Widiastuti juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia dengan tetap menaati protokol kesehatan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia, mari kita meriahkan HUT ke-75 RI dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan,” ujarnya.

Niken juga mengajak masyarakat memasang logo resmi HUT ke-75 RI di media sosial masing-masing dan selalu bersikap optimistis di tengah pandemi Covid-19. Dia mengatakan secara umum dalam HUT ke-75 RI ini Kementerian Kominfo bertugas mendukung publikasi dan menginformasikan kepada masyarakat berbagai rangkaian HUT ke-75 RI.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti hadir sebagai nara sumber di Acara Sosialisasi HUT RI se Indonesia
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti hadir sebagai nara sumber di Acara Sosialisasi HUT RI se Indonesia

“Yang kita publikasi mulai dari sosialisasi untuk seluruh masyarakat supaya betul-betul bisa memasang logo di berbagai tempat publik serta tempat privat seperti di telepon selular sebagai ‘profile picture’ dan di media sosial,” tutur Sekjen Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti.

Selanjutnya, Dirjen IKP Kementerian Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktiyo mengatakan,

“Di tengah situasi ini, mari kita sejenak berhenti untuk melihat tanggal 17 Agustus, itu adalah hari istimewa buat bangsa Indonesia. Setelah sekian ratus tahun para Pahlawan kita berjuang merebut kemerdekan dan 17 Agustus 1945 adalah momentum penting bagi Indonesia. Saat ini bulan Agustus mulai dari panitia pusat sampai panitia di daerah semangat membangun optimisme Peringatan 17 Agustus meskipun dengan situasi yang berbeda. Kita harus bisa memahami peringatan tahun ini bisa menggeser situasi yang dulu kita ramekan dalam realita nyata, sekarang ini kita akan geser secara virtual,” kata Dirjen IKP Kementerian Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktiyo.

Sementara itu, Ketua Forum Komunitas Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Indonesia (Forkasi) Haris Tome, yang juga selaku Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo mendesak Kementerian Kominfo agar meningkatkan sinergitas dengan Dinas Kominfo di daerah. Dia mengatakan Kementerian Kominfo sebenarnya paham dengan keadaan ini sebagai induk Dinas Kominfo seluruh daerah di Indonesia dalam hal dukungan anggaran ke daerah.

Haris Tome juga menyoroti kendala pengadaan menara telekomunikasi (tower) di daerah yang ternyata masih banyak daerah blank spot atau tidak ada sinyal telekomunikasi namun terkendala penetapan bantuan tower dan BTS itu menggunakan kriteria daerah Terluar Tertinggal Terpencil (3T) untuk daerah blank spot.

“Kami akan menindaklanjuti hal ini ke Presiden, KSP, dan Menteri Kominfo karena sangat menyulitkan Diskominfo di berbagai daerah. Blank Spot itu bila memakai daerah 3T maka banyak daerah yang tidak mendapatkan termasuk Kabupaten Gorontalo, walaupun kita mengusulkan berulang bisa dipastikan tidakkan dapat bantuan tower, sehingga itu kriteria mesti dihilangkan jika dilihat daerah-daerah yang membutuhkan, karena membangun tower itu merupakan kebutuhan masyarakat dalam menjalin komunikasi dan mendapatkan informasi,” ungkap Haris Tome.

Terkait sosialisasi pelaksanaan upacara HUT ke-75 RI, Dinas Kominfo kabupaten/kota seluruh Indonesia siap mendukung dan menindaklanjutinya. (REL KOMINFO TAPTENG)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan