Prihatin Nasib Guru Honorer , Bupati Tapteng Surati Presiden Jokowi

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan Surat Dukungan yang dikirimkan kepada Presiden RI Joko Widodo terkait nasib Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan Tapteng
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan Surat Dukungan yang dikirimkan kepada Presiden RI Joko Widodo terkait nasib Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan Tapteng

1Minutesnews.com, Tapteng | Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI Joko Widodo mendukung Aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Umur 35 Tahun Ke Atas (GTKHNK + 35).

Surat bernomor 421/1821/2020 tertanggal 10 Juli 2020 ini dikirimkan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada Presiden RI disebabkan keprihatinannya akan nasib GTKHNK +35 baik dari jumlah penghasilan maupun status para Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Bacaan Lainnya

Dari pengakuan anggota GTKHNK + 35 , diketahui para guru dan tenaga kependidikan ini sudah mengabdi minimal 7 tahun dan bahkan ada yang sudah 20 tahun. Tetapi honor yang diterima hanya berkisar Rp. 300 hingga Rp. 500 ribu per bulannya.

“ Saya hadir hari ini karena ingin memastikan, keputusan memberikan dukungan kepada Bapa/Ibu tidak dimamfaatkan orang lain, “ kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani saat mengadakan pertemuan dengan sekitar 118 orang Pengurus dan Anggota GTKHNK + 35, hari Sabtu (11/07/2020) di Gedung GOR Pandan.

Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani juga memberikan semangat kepada para GTKHNK + 35 untuk terus berikhtiar dan tetap bertugas mencerdaskan masyarakat Kabupaten Tapteng.

Foto bersama Kadis Pendidikan Tapteng Samrul Basri Hutabarat dengan Pengurus dan Anggota GTKHK + 35 Tapteng
Foto bersama Kadis Pendidikan Tapteng Samrul Basri Hutabarat dengan Pengurus dan Anggota GTKHK + 35 Tapteng

“ Tidak ada Yang Tidak Mungkin di mata Allah jika kita berusaha. Walaupun bapak/ibu sudah berusia diatas 35 tahun dan tidak bisa memenuhi syarat diangkat menjadi PNS, Kita akan berusaha. Saya sudah mengirimkan Surat kepada Presiden RI dan Ketua DPR RI memberikan dukungan agar GTKHNK + 35 diangkat menjadi PNS dan diperhatikan nasibnya. Tetap semangat dalam mencerdaskan masyarakat Tapteng, “ pinta Bupati Bakhtiar Sibarani.

Dikesempatan ini, Bupati Bakhtiar Sibarani juga mengharuskan seluruh Anggota GTKHNK +35 yang masa kerjanya di atas 7 (tujuh) tahun agar membuat Surat Pernyataan diatas meterai terkait masa kerjanya.

“ Saya tak mau ada manipulasi masa kerja. Bagi yang masa kerjanya diatas 7 tahun buat Surat Pernyataan ,” tegas Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Selain Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, DPRD Kabupaten Tapteng melalui Pimpinan DPRD juga mengirimkan Surat Dukungan untuk GTKHNK + 35 kepada Presiden RI dan Ketua DPR RI.

Menanggapi dukungan Bupati Tapanuli Tengah, Pengurus GTKHK + 35 menyampaikan ucapan terima kasih.

“ Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Pak Bupati dan DPRD Tapteng yang mau memperhatikan nasib kami. Ini baru terjadi di Kabupaten Tapteng, seorang Pemimpin Daerah mau langsung bertatap muka dan memberikan dukungan kepada kami para Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan Non Kategori , “ kata Iwan Teruna Aritonang.

Adapun poin poin Surat Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada Presiden RI adalah sebagai berikut :

1. Mohon kearifan dan kebijakan Bapak agar dapat mengangkat Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Usia 35 Tahun Keatas menjadi PNS tanpa Tes melalui KEPPRES (Keputusan Presiden).

2. Mohon berkenan Bapak dan membayar gaji setara UMK bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Usia dibawah 35 Tahun dari APBN dengan dibayar secara bulanan.

Salinan Surat Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada Presiden RI Joko Widodo
Salinan Surat Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada Presiden RI Joko Widodo

Turut hadir di acara ini, Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, Ketua DPRD Khairul Kiyedi Pasaribu, Waket DPRD Willy Silitonga, Asisten I Pemkab Tapteng Freddy Situmeang , Kepala BKD Yetty Sembiring , Kadis Pendidikan Samrul Basri Hutabarat, S.Ag.M.A , Kadis Komimfo Dedi Sudarman Pasaribu dan Kabag Protokoler Darwin Pasaribu. (Agus Tanjung)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan