Diduga Hina DPRD Sibolga, Pria Ini Resmi Dilapor Ke Polda Sumut

  • Whatsapp
DPRD Sibolga Laporkan Pria (Inzet,red) Diduga Hina Lembaga DPRD Sibolga
DPRD Sibolga Laporkan Pria (Inzet,red) Diduga Hina Lembaga DPRD Sibolga

1Minutesnews.com, Medan | Buntut kericuhan usai Sidang Paripurna DRPD LKPJ TA 2019 Kota Sibolga yang lalu berujung ke ranah hukum. SP, Pria yang menyebutkan Lembaga DPRD Kota Sibolga adalah Lembaga Penerima Fitnah dan Isu resmi dilaporkan ke Polda Sumut, hari Kamis (18/06/2020) pukul 16.11 WIB.

Kasus dugaan penghinaan lembaga negara bergulir ke ranah hukum diketahui dari Informasi yang disampaikan Jamil Zeb Tumori selaku Pimpinan DPRD Kota Sibolga.

Dalam pesan whatshap yang diterima redaksi 1Minutesnews.com, Jamil Zeb Tumori menjelaskan, Oknum SP telah resmi dilaporkan kepada Polda Sumut atas dugaan penghinaan lembaga DPRD Kota Sibolga.

“ Benar, Oknum SP telah dilaporkan ke Polda Sumut atas dugaan penghinaan ke lembaga DPRD Kota Sibolga usai Sidang Paripurna LKPJ TA 2019 di DPRD Kota Sibolga,” jelas Jamil melalui pesan Whatshaps hari Kamis (18/06/2020).

Jamil juga menjelaskan, di kasus ini, DPRD Kota Sibolga sudah menunjuk Surat Kuasa Khusus kepada Gumilar Arditya Nugroho, SH, Khairul Hadi, SH, Danny Prima,SH, M.Rizky Azka Satrio,SH, Muhammad Ikhsan Simatupang, S.H dan Dedek Juliasnyah Leo Putra, SH.

“ Kami telah memberikan Surat Kuasa Khusus kepada Kantor Hukum Gumilar Adiyta Nugroho dan Partner di Medan untuk membuat laporan dan/atau pengaduan atas dugaan penghinaan dan/atau berita bohong (hoax) dan/atau merendahkan kehormatan DPR di media sosial yang di duga dilakukan oleh SP (inisial,red) ,” jelas Jamil Zeb Tumori dengan melampirkan dokumen Kuasa Hukum Khusus yang dimaksud.

Laporan dari DPRD Kota Sibolga di Polda Sumut telah resmi diterima dengan dibuktikan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor : STTLP/1078/VI/2020/SUMUT/SPKT “III” tertanggal 18 Juni 2020 pukul 16.11 WIB.

Terlihat di foto dokumentasi yang dikerimkan Jamil Zeb Tumori, beberapa Anggota DPRD dan Ketua Fraksi DPRD Kota Sibolga ikut melaporkan kasus dugaan penghinaan lembaga DPRD Kota Sibolga.

Baca Juga | DPRD Sibolga Penampung Donasi ? Jamil : Ini Rumah Rakyat

Diantaranya, Andika Pribadi Waruwu (F.Gerindra), Yasran Siambaton,(F.Gerindra), Obbi Hutagaol (F.Nasdem), Herman Sinambela (F.Perindo) dan Munzir (PBB).

Untuk diketahui, DPRD Sibolga usai menggelar sidang paripurna tentang rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Sibolga TA 2019 pada Kamis, 28 Mei 2020 terjadi kericuhan di halaman Kantor DPRD.

Seorang pria tiba-tiba saja mengamuk dan lalu melontarkan kata-kata yang menyebut DPRD Sibolga sebagai lembaga penerima fitnah dan isu.

Baca Juga | HIMMAH Sumut : Walikota Jangan Baper Tanggapi Pernyataan Ketua DPRD Sibolga

Pria bernama SP (Inisial,red) mengaku kesal, acara paripurna pembahasan LKPJ yang dipimpin oleh ketua DPRD Ahmad Syukri Nazri Penarik tersebut membahas isu yang kesannya menyudutkan walikota Sibolga. (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan