Chandra : DPRD Tak Alergi Kritik, Sampaikan Aspirasi Tanpa Menghina

  • Whatsapp
Chandra Argawansyah, S.H ,aktivis di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sibolga-Tapteng
Chandra Argawansyah, S.H ,aktivis di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sibolga-Tapteng

1Minutesnews.com, SIBOLGA | Anggota DPRD dipilih masyarakat dan dari masyarakat. Siapapun boleh mengkritik asal sesuai mekanisme dan tidak melakukan penghinaan.

Kalimat ini disampaikan Chandra Argawansyah, S.H menanggapi banyaknya komentar-komentar di media sosial terkait dilaporkannya Pria bernama SP (inisial,red) oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sibolga ke Polda Sumut , karena di duga telah melecehkan Lembaga DPRD Kota Sibolga saat selesainya Sidang Paripurna LKPJ Walikota Sibolga TA 2019 di DPRD Sibolga beberapa waktu yang lalu.

Bacaan Lainnya

“ DPRD pasti akan menerima kritik apapun, kritik sepedas apapun, sekeras apapun tidak ada masalah . Hal ini juga berlaku bagi diri Saya, tidak alergi bila dikritik,” kata Chandra melalui sambungan telephone seluler hari Sabtu (19/06/2020).

Meski demikian, Chandra pun menyampaikan bahwa kritik tentu ada batasannya. Karena menurutnya, etika dalam mengkritik itu tidak boleh melakukan pernyataan yang cenderung menghina dan melecehkan.

“ Jangan menghina apalagi menyebutkan Lembaga bukan Oknum. Anggota DPRD punya harga diri, punya kehormatan, tentu harus dijaga. Kalau SP tidak sependapat dengan yang disampaikan Pimpinan DPRD Kota Sibolga saat Sidang Paripurna itu, adukan saja ke BKD, bukan koar-koar dan melontarkan nada melecehkan,” tegasnya.

Chandra Argawansyah, S.H yang juga aktivis di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sibolga-Tapteng ini menyatakan mendukung langkah yang diambil Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Sibolga, melaporkan Oknum SP ke Penegak Hukum.

“ Kami dukung langkah ini, Kami juga berharap Polda Sumut sesegara mungkin menindaklanjuti laporan pengaduan DPRD Kota Sibolga ini , “ tegas Chandra.

Diberitakan sebelumnya, buntut kericuhan usai Sidang Paripurna DRPD LKPJ TA 2019 Kota Sibolga yang lalu berujung ke ranah hukum.

SP, Pria yang menyebutkan Lembaga DPRD Kota Sibolga adalah Lembaga Penerima Fitnah dan Isu resmi dilaporkan ke Polda Sumut, hari Kamis (18/06/2020) pukul 16.11 WIB. (AST)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *