Bupati Tapteng Intruksikan Putus Mata Rantai Covid-19

  • Whatsapp
Petugas dari Dinas Kesehatan Tapteng memeriksa suhu tubuh pengendera di Pos Jaga Sipansihaporas
Petugas dari Dinas Kesehatan Tapteng memeriksa suhu tubuh pengendera di Pos Jaga Sipansihaporas

1Minutesnews.com, Tapteng | Pasca ditetapkannya pasangan suami istri (Pasutri) warga Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah positif hasil swab TCM, Bupati Tapanuli Tengah bergerak cepat intruksi gugus tugas putus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam instruksinya, Bupati meminta Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tapteng Nursyam, S.K.M, M.Kes, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng Safaruddin Ananda Nasution, S.STP, MM dan OPD teknis terkait berkoordinasi dengan TNI-Polri melakukan pemantauan 24 jam dan karantina bagi warga yang ada kontak langsung dengan Pasien Positif Covid-19 tersebut.

“Atas instruksi Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani dan hasil rapat koordinasi GT-PPC19, kita melakukan karantina kepada keluarga dan orang-orang yang kontak langsung dengan pasien tersebut, “ kata Kata Kadis Kesehatan Tapteng, Nursyam, S.K.M,M.Kes usai menghadiri rakor, hari Kamis (25/06/2020).

“ Saat ini ada 16 orang yang dikarantina di Gedung Gedung Prodi Keperawatan Tapteng untuk dilakukan pemantauan ketat selama 14 hari oleh Petugas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas, “ lanjut Nursyam.

Dijelaskan juga, Gugus Tugas bersama TNI-Polri juga telah melakukan pengawasan ketat di Kelurahan Sihaporas Nauli Kecamatan Pandan selama 14 hari dengan mendirikan Pos Jaga di tiga titik dan 1 Pos Jaga di Gedung Prodi Keperawatan Tapteng.

“ Seluruh Pos Jaga ini stand by 24 jam dengan 3 shift mengerahkan Petugas Kesehatan Tapteng, BPBP Tapteng, Satpol PP Tapteng, Dishub Tapteng, dan TNI-Polri, “ tutup Nursyam. (Rel)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan