Oknum Kerabat Wali Kota Terima KW Rp. 2 Milyar ??? Jamil Minta Klarifikasi

  • Whatsapp
ILUSTRAI KW
ILUSTRAI KW

1Minutesnews.com, TAPTENG | Pimpinan DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori menduga adanya keterlibatan oknum kerabat dekat Wali Kota Sibolga menerima fee proyek alias KW (Kewajiban,red) senilai Rp. 2 Milyar.

Hal ini diungkap Jamil yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sibolga hari Kamis (29/5/2020) sebelum Sidang Paripurna DPRD Kota Sibolga dengan Agenda Pembacaan Rekomendasi terhadap LKPJ Wali Kota Sibolga TA 2019 yang dihadiri Wali Kota Sibolga Drs. Syarfi Hutauruk, Wakot Edi Polo Sitanggang , Forkopimda, OPD , 18 Anggota DPRD Kota Sibolga dan awak media.

“ Demi nama baik Wali Kota Sibolga dan Kota Sibolga agar isu ini diluruskan. Informasi yang kami dapatkan, KH yang merupakan adik kandung Wali Kota dengan nomor HP 08137869XXX di duga menerima uang Rp. 2 Milyar dari rekanan proyek bernama FS yang merupakan warga Tapanuli Utara,” ungkap Jamil Zeb Tumori.

“ Ini terkait pembangunan RSUD dan Rehab SMPN 4 Sibolga. Hingga saat ini, proyek ini belum ditenderkan. Kami memperoleh informasi, KH dikejar FH untuk meminta uangnya dikembalikan. Kalau ini benar kami sarankan untuk dikembalikan dan kalau tidak benar agar di luruskan,” jelas Jamil Zeb Tumori.

Jamil Zeb Tumori berpendapat,isu ini tidak benar dan fitnah, tetapi untuk membuktikannya perlu ditelusuri kejelasannya.

“ Namun Ketua (Ketua DPRD Kota Sibolga,red), Saya menyarankan agar ini terang benderang untuk menyurati KPK mencek kebenaran ini, kami yakin KPK bisa menelusurinya melalui PPATK. Biarlah hukum yang membuktikan benar atau tidak benar. Walaupun saya tetap dengan keyakinan pasti ini tidak benar,” lanjut Jamil

Tak hanya saat Sidang Paripurna DPRD saja pernyataan ini disampaikan Jamil Zeb, di dampingi Ketua DPRD Kota Sibolga dan beberapa Anggota DPRD Kota Sibolga, Jamil kembali mengulang kalimatnya di hadapan awak media, Kamis (28/5/2020) malam.

Terkait hal ini, Wali Kota Sibolga usai menghadiri Rapat Paripurna tidak banyak berkomentar.

“ Itu kan Fitnah seharusnya jangan dipidatokan, berarti ada kepentingan,” jelas Wali Kota Sibolga kepada 1Minutesnews.com sambil menaiki Mobil Dinasnya usai acara Sidang Paripurna LKPJ Tahun 2019.

Sebelumnya isu ini sudah diketahui media 1Minutesnews.com dan dua rekan media lainnya dan berusaha menkonfirmasi kepada KH.

Dalam wawancara di Kantor Bupati Tapteng hari Senin (18/5/2020), KH alias GD tidak mau menanggapi pertanyaan 1Minutesnews.com terkait tudingan KW ini.

Saat itu, KH alias GD hadir dalam rangka kapasitasnya sebagai Anggota DPRD dari Partai NasDem Kabupaten Tapanuli Tengah yang akan mengikuti pembagian sembako bantuan Covid-19 dari Martin Manurung, Anggota DPR RI dari Partai NasDem.

“ Tak ada itu, bohong…no comment,” jawab KH sambil berlalu meninggalkan 1minutesnews.com.

Di sisi yang lain, FS rekana proyek yang di duga memberikan KW sebesar Rp 2 Milyar saat dihubungi hari Jumat (29/5/2020) melalui sambungan telephone seluler tidak menjawab walaupun nomornya aktif. Demikian juga saat di hubungi melalui Whatshap tidak membalas. (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan