Kerabat Almarhum Parbetor Ungkap Terima Santunan Kematian Nelayan Rp 160 Juta

  • Whatsapp
SHL, warga Sibolga mengaku kerabatnya mendapatkan asuransi kematian nelayan walaupun berprofesi sebagai parbetor
SHL, warga Sibolga mengaku kerabatnya mendapatkan asuransi kematian nelayan walaupun berprofesi sebagai parbetor

1Minutesnews.com, SIBOLGA | Almarhum Penarik Becak Bermotor (Parbetor) diketahui ahli warisnya menerima Santuan Kematian Nelayan sebesar Rp. 160 juta. Kejadian ini terjadi di Kota Sibolga tepat di Kelurahan Sibolga Ilir Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga.

Hal ini diungkapkan SHL (inisial, red) beralamat di Jalan Ade Irma Suryani Kelurahan Simare-mare Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga, hari Rabu (27/5/2020) lalu.

Wanita berusia 49 tahun mengaku sebagai adik ipar dari Almarhum PM (inisial,red).

“ Awalnya hal ini tidak saya ketahui sebelum datangnya salah satu putri almarhum abang ipar saya bernama VR (inisial,red). VR mengadu kepada Saya dikucilkan Saudara-saudaranya dan membongkar adanya uang asuransi nelayan atas nama almarhum Abang Ipar Saya yang telah diterima mereka sebesar Rp. 160 juta,” jelas SHL kepada awak media di kediamannya.

Dijelaskan juga, SHL terkejut atas pengakuan dari VR karena yang diketahuinya, Almarhum PM yang meninggal di tahun 2018 berprofesi sebagai penarik becak bermotor dan memiliki warung minuman.

“ Setahu Saya Almarhum Abang Ipar Saya hingga meninggal dunia bekerja sebagai Penarik becak bermotor dan warung minuman tidak pernah sebagai nelayan. Tetapi dari pengakuan VR Asuransi Nelayan itu bisa didapatkan berkat campur tangan dari seseorang Oknum Anggota DPRD Kota Sibolga bernama RSM (inisial,red). Dijelaskan juga kepada Saya, SHM ,anak tertua almarhum yang mengurusnya bersama Oknum Anggota DPRD Sibolga tersebut hingga cair. Jelas saya duga ini ada pemalsuan data,” jelas SHL.

Menurut pengakuan SHL kepada awak media, setelah dirinya mengtahui hal ini, istri Oknum Anggota DPRD Kota Sibolga yang dimaksud mendatangi dirinya untuk meminta hal ini jangan dibesar-besarkan.

“ Ada Saya didatangi oleh Istri RSM meminta hal ini jangan dibesar-besarkan. Memang dari pengakuan anak Almarhum, Oknum Anggota DPRD tersebut tidak menerima sepersenpun dari Uang Pencairan Asuransi Kematian Almarhum abang saya,” lanjut SHL.

Saat awak media 1Minutesnews.com dan rekan-rekan media mendatangi SHM di Pintua Angin dari informasi tetangganya mengatakan yang bersangkutan baru saja keluar olah raga sore.

Tetapi dari pengakuan seorang Ibu warga sekitar kediaman SHM diketahui Almarhum PM berprofesi sebagai penarik becak bermotor dan berjualan.

“ Bukan nelayan bang, Bapak itu (Almarhum,red) narik becak dan memliki kedai minuman tuak. Becaknya saja masih ada itu bang,” jelas Ibu mengaku boru S (inisial,red).

Dijelaskan juga Putra Almarhum tertua berisial SHM dan merupakan Tim Sukses dari Oknum Anggota DPRD RSM.

Disisi lain, Kadis Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga Binsar Manalu, saat dikonfirmasi awak media mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut.

“Maaf ya adinda, karena tahun 2017 saya belum Kadis, jadi saya tidak bisa beri penjelasan, terimakasih,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu RSM yang merupakan Anggota DPRD Kota Sibolga mempersilahkan awak media mempertanyakan hal ini kepada Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga.

“ Tanya ke Dinas Perikanan apa kata mereka,” kata RSM hari Kamis (28/5/2020). (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan