Bilyard Sibolga Ini Nekat Buka Ditengah Pandemi, Reza : Sita Peralatannya !

  • Whatsapp
Salah satu rumah Bilyard di Sibolga nekat buka di Bulan Ramadhan dan Pandemi Covid-19
Salah satu rumah Bilyard di Sibolga nekat buka di Bulan Ramadhan dan Pandemi Covid-19

1Minutesnews.com, SIBOLGA | Ironis, saat Pemerintah bahu membahu untuk mencegah kerumunan warga memutus penyebaran Covid-19, salah satu Rumah Bilyard di Kota Sibolga ini malah tetap buka dan ramai dikunjungi pelanggannya.

Hal ini terungkap saat awak media 1Minutesnews.com menelusuri informasi dari masyarakat yang menjelaskan Bilyard “Taman Bunga” di Jalan S. Parman Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Kota Sibolga sudah beberapa hari ini selalu buka dari pagi hari.

Hasil investigasi hari Senin (4/5/2020) pukul 14.00 WIB di lapangan, informasi ini benar.

Rumah Bilyard yang lebih dikenal masyarakat sebagai Bilyard “ Taman Bunga “ ini hanya berjarak sekitar 500 meter dari Kantor Camat Kota Sibolga.

Kalau selintas tidak terlihat aktifitasnya, ini disebabkan hanya 1 pintu yang dibuka.

Diketahui pemilik Cafe juga merupakan pemilik Rumah Bilyard Taman Bunga yang merupakan istri pengusaha minuman lokal di Jalan Ahmad Yani Sibolga.

Dari penelusuran awak media 1Minutesnews.com pemiliknya berinisial A L

Pantauan situasi di dalam Rumah Bilyard ini sekitar 6 (enam) unit Meja Bilyard berisikan para pemain dan ironisnya tak satupun yang menggunakan masker.

Semua kegiatan ini di dokumentasi awak media dalam bentuk vidio dan di rekam pukul 15.00 WIB hari Senin (4/5/2020).

Tokoh Pemuda Kota Sibolga, Reza Andhika ZT
Tokoh Pemuda Kota Sibolga, Reza Andhika ZT

Tokoh Pemuda Kota Sibolga Reza Zeb Tumori mengutuk aktifitas Rumah Bilyard.

“ Ini namanya bang, meraup untung ditengah pandemi Covid-19. Saat pengusaha lain tutup mereka (Taman Bunga,red) buka. Jelas-jelas ini sudah menantang pemerintah dalam tanda kutip. Saat pemerintah gencar mencegah kerumunan warga malah mereka mengumpulkan warga,” jelas Reza.

Reza juga meminta Sat Pol PP untuk melakukan penindakan dengan mencabut izin dan menyita peralatannya agar masyarakat tidak menilai adanya “Tebang Pilih”.

“ Baru-baru ini pihak Sat Pol PP dengan tegas menyita 14 Monitor dari sebuah warnet di Jalan Bawal Sibolga. Langkah ini kami apresiasi. Pertanyaannya, kenapa yang jauh dari Kantor Sat PP bisa terdeteksi sementara yang dekat tidak ? Setahu Saya lokasi Bilyard ini sangat dekat dengan Kantor Camat Sibolga Kota yang juga memiliki Personil Sat Pol PP nya. Selain itu lokasi ini juga berada di belakang Kantor Perpustakaan Kota Sibolga, masa tidak terdeteksi? Atau….! Kan ini terkesan tebang pilih bang,” kata Reza.

“ Harus ditutup dan di sita peralatannya. Ini lagi pandemi Covid-19 dan kalaupun situasi tidak pandemi, ini kan bulan Ramadhan bang. Sama saja dengan mencederai hati Ummat Islam. Sekali lagi saya minta tutup dan sita,” lanjut Reza Zeb Tumori.

Sementara itu , pihak Sat Pol PP Kota Sibolga melalui Sekretarisnya Fahmi Lubis mengakui baru mengetahui hal ini setelah di informasikan redaksi dan berjanji akan melakukan penindakan.

“ Terima kasih informasinya bang, besok kami pastikan sudah kita tindak lanjuti dengan mendatangi dan memeriksa izinnnya,” kata Fahmi Lubis, hari Senin (4/5/2020) pukul 22.22 WIB melalui sambungan telephone seluler.

“ Bukti vidio yang abang miliki sudah bisa memperkuat penindakan kami,” jelas Fahmi Lubis.

Untuk diketahui, Sat Pol PP Kota Sibolga menyita 14 unit monitor dari Warung Internet (Warnet) karena masih nekat beroperasi hari Kamis (30/4/2020) lalu. (IM)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan