Ayo Awasi, 20.219 Rumah Penerima PKH di Tapteng Sudah Di Stiker

  • Whatsapp
Salah satu rumah warga penerima PKH dan Program Sembako E-Warung diberikan stiker penanda
Salah satu rumah warga penerima PKH dan Program Sembako E-Warung diberikan stiker penanda

1Minutesnews.com, Tapteng | Sebanyak 20.219 Rumah Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako E-Warung sudah di berikan stiker untuk memudahkan pengawasan masyarakat, hari Senin (19/5/2020).

“ Benar Pemkab Tapteng melalui Dinas Sosial sudah melakukan penempelan stiker di rumah-rumah penerima bantuan PKH dan Program Sembako E-Warung sesuai dengan janji kita sebelumnya. Ini bertujuan agar masyarakat dan Pemkab Tapteng bisa bersinergi dalam pengawasan Program Kemensos ini tepat sasaran,” kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani di Kantor Bupati hari Selasa (19/5/2020).

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani memperlihatkan contoh stiker yang akan ditempel di rumah penerima PKH
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani memperlihatkan contoh stiker yang akan ditempel di rumah penerima PKH

Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani juga mengharapkan kesadaran kepada Penerima PKH dan Program Sembako E-Warung.

“ Bagi penerima mamfaat kami himbau agar benar benar memamfaatkannya. Bila sudah mampu segera melaporkan diri dan menyatakan mundur dari penerima mamfaat agar bisa di alihkan kepada yang belum menerima setelah kita kordinasikan kepada Kemensos RI, “ himbau Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Di tempat yang berbeda, Kadis Sosial Tapteng Parulian Panggabean membenarkan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Tapteng telah menempelkan stiker di setiap rumah penerima mamfaat.

Rumah Penerima PKH dan Program Sembako E-Warung di Tapteng sudah diberikan stiker
Rumah Penerima PKH dan Program Sembako E-Warung di Tapteng sudah diberikan stiker

“ Dinsos, Pemdes dan Pendamping PKH telah menempelkan stiker ke setiap rumah-rumah penerima mamfaat. Mari sama-sama kita mengawasi apakah penerima mamfaat layak mendapatkannya atau tidak. Ini disebabkan verifikasi untuk penerima mamfaat bukan kewenangan Pemkab Tapteng tetapi Kemensos setelah diverikasi Pendamping PKH. Dengan informasi dari masyarakat beserta bukti-bukti bahwa penerima mamfaat tidak layak lagi sebagai penerima, informasi ini akan kami tindak lanjuti untuk diusulkan kepada Kemensos RI agar haknya di cabut, “ jelas Parulian Panggabean di Kantor Dinsos Tapteng, hari Selasa (19/5/2020).

Dijelaskan, jumlah Stiker yang ditempelkan di sesuaikan dengan data penerima PKH dan Program E-Warung.

Dari data yang diberikan kepada awak media, Jumlah Penerima PKH dan Program Sembako E-Warung sebanyak 20.219 Keluarga

Dengan perincian, Penerima PKH dan Program Sembako E-Warung sebanyak 13.430 Keluarga, sementara penerima Program Sembako E-Warung saja sebanyak 6.789 Keluarga.

“ Penerima PKH otomatis menerima Program Sembako E-Warung. Tetapi ada penerima Program Sembako E-Warung tidak merima Program PKH. Stiker juga kita buat dua kolom dan diconteng sesuai haknya. Di stiker tersebut juga kita tuliskan nama-nama pendamping Program yang bisa dihubungi masyarakat “ lanjut Parulian Panggabean.

Pemkab Tapteng akan memberikan sanksi tegas kepada keluarga penerima mamfaat apabila dengan sengaja melepas stiker yang sudah ditempel di dinding depan rumah mereka.

“ Akan kita ajukan pencabutan haknya apabila dengan sengaja melepas stiker tersebut. Saat penempelan pihak Dinsos, Pemdes dan Pemdamping PKH sudah mendokumentasi per rumahnya. Kalau sengaja melepas berarti malu mendapatkan Program ini. Sebelum ada yang melaporkan , silahkan kepada warga Penerima Mamfaat untuk mengajukan pengunduran diri secara sukarela kalau sudah merasa mampu, “ tegas Parulian Panggabean. (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan