Tekab Polres Sibolga Kembali Tangkap Ayah Penganiaya Anak Kandung

  • Whatsapp
Pelaku Penganiaya anak kandung ditangkap Tekab Polres Sibolga
Pelaku Penganiaya anak kandung ditangkap Tekab Polres Sibolga

1Minutesnews.com, SIBOLGA | Ayah penganiaya anak kandung yang vidionya viral di media sosial berhasil ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Sibolga bekerjasama dengan Tim Buncil Dit Krim Um Polda Sumut usai melarikan diri ke Medan, hari Minggu (26/4/2020) pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya pelaku berisial RM (38) warga Jalan Kader Manik Kelurahan Aek Muara Pinang Kota Sibolga ini melarikan diri saat diperiksa hari Selasa (21/4/2020).

Polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku di rumah seorang warga berinisial BS yang beralamat di Tanjung Mulia Kota Medan.

Usai ditangkap Pelaku kembali dijebloskan ke RTP Polres Sibolga.

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari Hasan Hutabarat (59) ke Polres Sibolga tidak menerima perbuatan pelaku menganiaya cucu berinisial K yang merupakan anak kandung pelaku.

Dijelaskan Pelaku yang berprofesi sebagai penarik becak ini menganiaya anak kandungnya.

“ Pelaku menganiaya anak kandungnya dan mengupload aksinya dalam bentuk vidio hingga viral di media sosial. Tujuannya, agar istri pelaku mau kembali pulang ke rumah,” jelas AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R. Sormin, hari Senin (27/4/2020).

Dalam vidio yang berhasil disita kepolisian, diketahui pelaku memukuli anak kandungnya dan ironisnya karena tak mau membaca teks yang sudah dipersiapkan, pelaku membanting korban ke kasur sambil melakukan penganiayaan.

Kejadian dilakukan pelaku hari Kamis (16/4/2020) di dalam rumahnya dan ditonton anak kandungnya yang lain beserta satu orang keponakannya.

Saat ini pelaku sudah kembali ditahan dan dijerat dugaan telah melakukan tindakan pidana Kekerasan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 44 ayat (1) Undang undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 80 ayat (4) Jo pasal 76c Undang undang no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara atau denda maksimal Rp 15.000.000.- (AST/Rel Humas Polres Sibolga)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan