ODP di Lumut Tapteng Sebelum Meninggal Minta Dijemput di Poriaha

  • Whatsapp
Jenazah saat hendak diberangkatkan ke pemakaman. Terlihat petugas memakai APD lengkap
Jenazah saat hendak diberangkatkan ke pemakaman. Terlihat petugas memakai APD lengkap

1Minutesnews.com | Masyarakat Tapteng kembali berkabung. Salah seorang warga di Kecamatan Lumut dengan status ODP meninggal dunia hari Kamis (16/4/2020). Terungkap, almarhum sebelum meninggal dunia sempat meminta istrinya menjemput di Poriaha, Kab. Tapteng.

Di ketahui, warga ini telah berumah tangga dan memiliki 4 (empat) orang anak.

Salah seorang yang mengaku kerabat dekat almarhum, Zulfadli Tambunan menceritakan korban bekerja sebagai supir Thermo King milik salah satu perusahaan perikanan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

 

“ Usianya 42 tahun. Adik saya (almarhum,red) hari Minggu (12/04/2020) berangkat dari Jakarta membawa Truk Thermoking. Tetapi sesampai di Pematangsiantar , Almarhum meminta pulang terlebih dahulu dengan menumpang truk yang lain,” jelas Zulfadli Tambunan.

 

Dijelaskan Zulfadli Tambunan, Almarhum mengeluh kepada temannya sesama supir kakinya kejang dan kebas karena penyakit asam urat yang dideritanya.

 

“ Melalui postingan FB , kami mengetahui posisi almarhum sudah di sekitaran Tarutung. Almarhum juga mengeluh sesak napas selama perjalanan dari Pematangsiar,” beber Zulfadli.

 

Masih cerita Zulfadli “ Pagi tadi Kamis (16/4/2020) Almarhum sebelum memasuki Kota Sibolga menghubungi istrinya minta dijemput di Poriaha . Setelah dijemput tiba di rumah pukul 14.00 WIB.

Almarhum Sempat Makan Sebelum Meninggal Dunia

Menurut Zulfadli, Almarhum sempat makan tetapi satu jam kemudian mengeluhkan kakinya yang sakit.

 

“ Tak sampai satu jam usai mengeluhkan kakinya, Almarhum pingsan dan meninggal dunia,” ungkap Zulfadli Tambunan.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan