Ini Sebabnya Pasien PDP Asal Tapteng Di Rujuk Ke Medan

  • Whatsapp
Konfrensi Pers Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani terkait meninggalnya Pasien PDP Asal Tapteng di RS. Pirngadi Medan
Konfrensi Pers Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani terkait meninggalnya Pasien PDP Asal Tapteng di RS. Pirngadi Medan

1Minutesnews.com | Setelah dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, YA (23) warga Kecamatan Sosorgadong langsung dirujuk ke RS. Pirngadi Medan tidak di rawat di RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

YA (23)  sebelumnya dinyatakan pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP) oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan C0vid-19 Kabupaten Tapteng sepulangnya dari Malaysia.

Dalam masa karantina mandiri, YA dikhabarkan sakit dan kesehatan terus memburuk, Puskesmas Siantar CA di Kecamatan Sosorgadong selanjutnya membawa YA ke RSUD Pandan hari, Senin (6/4/2020) sore.

Status yang bersangkuta dinaikkan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

Tetapi setelah melakukan serangkaian pemeriksaan oleh Pihak Dinkes Tapteng dan RSUD Pandan , Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Tapanuli Tengah mengambil kebijakan untuk merujuk yang bersangkutan ke RS. Pringadi Medan, hari Selasa (7/4/2020) dinihari atau sekitar 7 jam pasien dinyatakan PDP.

Hari Rabu (8/4/2020) YA meninggal dunia dalam perawatan pihak RS Pringadi Medan.

Terkait tidak dilakukannya perawatan di RSUD Pandan, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyatakan hal ini sesuai dengan prosedur penanganan pasien Covid-19.

“ Saya Bupati Tapteng dan atas nama masyarakat serta Pemkab Tapteng menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya warga yang telh dinyatakan PDP Covid-19. Kebijakan kami merujuk ke RS Pringadi Medan usai dinyatakan yang bersangkutan PDP sesuai dengan aturan dari Gubernur Sumatera Utara terkait penanganan pasien PDP Covid-19,” jelas Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani di dampingi Wabup Darwin Sitompul, Sekda dan Forkopimda Kab. Tapteng, hari Rabu (8/4/2020) di Kantor Bupati Tapanuli Tengah.

“ Sudah ada RS yang dihunjuk Pemprov Sumut untuk menangani pasien PDP Covid-19. Saya harap jangan menebarkan isu pihak RSUD Pandan menolak merawat Pasien PDP. Jadi bukan mengenai sanggup tidak sanggup RSUD Pandan, semua sesuai dengan yang telah ditetapkan Pemprov. Sumut. Apabila di hunjuk kami siap ,” lanjut Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.

(ast)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan