Di Sibolga Sholat Tarawih Tetap Di Masjid, Jamil Minta Pemko Anggarkan Ini

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori

1Minutesnews.com | Wakil Ketua (Waket) DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori,S.H.,M.A.P meminta Pemko Sibolga menyiapkan anggaran untuk pengadaan pembelian masker dan alat pendeteksi suhu bagi jamaah masjid yang hendak melaksanakan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan 1441 H.

Hal ini disampaikan Jamil Zeb Tumori menanggapi semakin dekatnya awal Ramadhan 1441 H yang diperkirakan jatuh tanggal 23 April 2020 H.

“ Saya apresiasi sikap dan kebijakan Pemko Sibolga yang memperbolehkan shalat Tarawih tetap di gelar di Masjid-masjid,” jelas Jamil Zeb Tumori, hari Senin (14/4/2020).

“Tetapi jangan hanya menyerahkan semuanya kepada Pengurus Masjid untuk menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Apalagi jamaah di wajibkan pakai masker dan sarung tangan. Sisihkan anggaran penanganan Covid-19 yang Rp. 16 Milyar itu untuk  menyediakan semua ini,” lanjut Jamil Zeb Tumori.

Masih kata Jamil, “ Tak hanya itu, Pemko Sibolga juga harus menyiapkan thermal detection (Alat Pengukur Suhu Tubuh,red) di setiap Masjid. Saya juga menghimbau agar penyedian alat-alat untuk mencegah Covid-19 juga di adakan kepada saudara-saudara kita Ummat Kristiani bila hendak beribadah ke gereja,” pungkas Jamil

Selain mengingatkan Pemko Sibolga terkait kebijakannya, Legislator Senior Partai Golkar ini juga menggalang dana untuk penyediaan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat Kota Sibolga khususnya ummat muslim yang akan melaksanakan Sholat Tarawih saat Ramadhan ini.

“ Seharusnya setiap warga Kota Sibolga memiliki 3(tiga) buah masker, agar bisa diganti-ganti pemakaiannya. Menyikapi hal ini, kami juga membantu upaya Pemko Sibolga dengan menggalang dana untuk pembelian masker yang akan kami bagikan kepada masyarakat,” beber Jamil Zeb.

Terkait hal ini, Pihak Pemko Sibolga khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan

Untuk diketahui, Rapat koordinasi (Rakor) antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Sibolga, dengan para ulama dan ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) se-Kota Sibolga membahas penyambutan bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Rapat yang dipimpin walikota M Syarfi Hutauruk di Aula Kantor Walikota Sibolga, Kamis (9/4) tersebut memutuskan, sholat tarawih tetap dilaksanakan di masjid.

Namun, setiap Masjid diminta agar menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Kemudian, para jamaah dihimbau tetap menggunakan masker, mengenakan baju tangan panjang, memakai sarung tangan, dan membawa sajadah masing-masing.

“Jika suatu waktu situasi dianggap sangat membahayakan, maka akan diambil sikap dan permintaan kepada seluruh BKM untuk meniadakan sholat tarawih di Masjid,” kata Walikota Syarfi Hutauruk dikutip dari Waspada.id (AST)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan