Ikan Asin Berformalin ? Ini Ciri- Cirinya

Ilustrasi proses penjemuran ikan asin (sumber foto www.sureplus.id)
banner 468x60

1MinutesNews.Com, Artikel | Ikan asin merupakan makanan kesukaan warga Indonesia. Selain rasanya yang enak, harga ikan asin juga terbilang murah. Namun sayangnya, ada banyak pembuat ikan asin dan pedagang nakal yang mencampurkan formalin ke dalam ikan asin agar lebih awet.

Saat formalin masuk ke tubuh, ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan bahkan bisa meningkatkan risiko kanker.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Untuk itu, sebelum membeli ikan asin, pastikan untuk mengetahui apakah ikan asin yang hendak dibeli mengandung formalin atau tidak.

Ada beberapa tanda dari ikan asin yang mengandung formalin. Tanda tersebut adalah:

Ikan Asin Sangat Awet

Tanda pertama ikan asin mengandung formalin adalah ikan asin sangat awet. Biasanya, ikan asin ini akan bertahan selama berbulan-bulan dan bentuknya tidak berubah. Jika menemukan ikan asin seperti ini sebaiknya hindari. Ikan asin tanpa bahan pengawet hanya bertahan selama 1 bulan. Ikan asin yang tidak mengandung pengawet, umumnya akan cepat busuk atau rusak.

 

Lalat dan Kucing Enggan Memakan Ikan

Ikan asin yang mengandung pengawet tidak akan dihinggapi lalat. Saat kita memberikannya pada kucing, kucing juga tidak akan memakannya. Hewan biasanya memiliki sensor lebih peka terhadap zat kimia yang berbahaya buat tubuhnya.

 

 

Bau Khas Ikan Hilang

Ikan asin yang mengandung formalin umumnya akan kehilangan bau khas ikan. Ini karena zat kimia pada formalin membuat aroma sedap pada ikan berkurang bahkan hilang.

 

Tekstur Ikan Keras dan Alot

Daging ikan biasanya mudah hancur dan rapuh. Meski pun ikan itu sudah dijadikan ikan asin. Jika ikan memiliki tekstur keras, alot dan tidak mudah hancur, kemungkinan besar ikan ini telah mengandung formalin.

 

Itulah tanda dari ikan asin yang mengandung formalin atau zat kimia berbahaya lain. Semoga informasi ini bermanfaat. (RED)

 

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan