Polisi Akan Dalami Postingan Oknum Penyebar Hoax Penculikan di Tapteng

  • Whatsapp
Postingan netizen ini di nyatakan HOAX oleh Polres Tapteng

1MinutesNews.COM, TAPTENG | Media sosial di “ributkan” dengan isu hoax penculikan di Kabupaten Tapanuli Tengah hari Sabtu (23/02/2020) malam. Polisi bertindak cepat dan mendalami kasus penyebaran hoax ini.

Hal ini disampaikan Kapolres Tapteng AKBP Sukamat kepada redaksi 1MinutesNews.COM.

“ Informasi menyesatkan itu sudah kami bantah dan luruskan. Baik melalui media elektronik maupun akun-akun resmi milik Polres Tapteng di media sosial. Kami nyatakan informasi tersebut keliru dan menyesatkan. Kejadian sebenarnya peristiwa itu adalah kasus pengembangan narkoba bukan penculikan,” jelas Kapolres Tapteng AKBP. Sukamat melalui pesan whatshap ke redaksi 1MinutesNews.COM, hari Minggu (23/02/2020) pukul 11.10 WIB.

Terkait permintaan dari Ketua DPRD Sementara Kabupaten Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu yang meminta pelaku penyebar isu hoax penculikan ditangkap, Kapolres Tapteng menegaskan bahwa tanpa di minta pihak Polres Tapteng akan melakukan penyelidikan.

“ Tanpa diminta Polisi akan menyelidiki akun penyebar hoax ini. Hanya beberapa menit setelah isu hoax ini disebar melalui media sosial, Polres Tapteng melalui akun media sosial resminya telah menyatakan ini hoax. Tetapi , dalam menyelidiki hal ini perlu tahapan hukum, perlu waktu dan pembuktian dan jangan melanggar hukum,” tegas orang nomor satu di jajaran Polres Tapteng ini.

 

Apa yang disampaikan oleh Kapolres AKBP Sukamat ternyata benar, pantauan redaksi 1Minutesnews.com, hanya beberapa menit sejak postingan dari netizen dengan nama akun @Humisar Charles Pardede terkait adanya isu penculikan, akun resmi Polres Tapteng sudah melakukan klarifikasi dan melabeli postingan netizen tersebut dengan kalimat “HOAX”

” Stop Hoax !!! Jangan Mudah Percaya Dengan Informasi Yang Belum Tentu Benar. Biasakan Diri Untuk Cek Terlebih Dahulu Dari Sumber Yang Dapat Dipercaya. #stophoax ” seperti dikutip dari akun Polres Tapanuli Tengah.

 

Baca juga …..

. (ast)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan