Pemilik Warung Tuak Tewas Dengan Luka Gorok Dikeroyok Pelanggannya

  • Whatsapp
Petugas saat mengevakuasi jasad pemilik kedai tuak Darwin Sitorus yang jadi korban tewas pengeroyokan

1Minutesnews.com, Batubara | Pemilik kedai tuak Darwin Sitorus (41) tewas mengenaskan usai menjadi korban pengeroyokan di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Senin (3/2/2020).

Dia dianiaya sekelompok orang yang merupakan pelanggan warungnya. Saat ditemukan Darwin dalam posisi telantang dan leher terluka.

Informasi yang dirangkum , kejadian pengeroyokan bermula saat salah satu pelaku berinisial MS datang bersama sejumlah rekannya untuk minum tuak di kedai milik korban. Namun entah alasan apa, keduanya cekcok dan korban menyiram air tuak ke wajah Markus.

Tindakan ini sontak membuat Markus dan rekan-rekannya emosi. Dalam kondisi mabuk, mereka mengeroyok korban. Markus yang sebelumnya sudah membawa pisau belati menggunakannya untuk menghabisi nyawa korban.

Istri korban Henni Br Sitohang (42) lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Indrapura. Tak lama kemudian petugas tiba pelaku sudah melarikan diri.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, anggota langsung turun lapangan lakukan penyelidikan usai menerima laporan. Hasil pengembangan, polisi menangkap tiga terduga pelaku pengeroyokan.

“Sudah tiga orang diamankan, yakni MS, JP dan GG. Kami masi buru seorang pelaku lagi,” ujar Darwin, Selasa (4/2/2020), dikutip dari Inews.id.

Dia menjelaskan, pelaku Markus sebelumnya menyerahkan diri di Polsek Indrapura, sedangkan dua rekannya dijemput polisi di kediaman mereka.

“Ketiganya masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Indrapura,” kata Ikhwan. (Inews.id)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan