Awal Tahun Polisi Ungkap Peredaran Narkoba di Tapteng ,Terbesar di Pargadungan

  • Whatsapp
Kasat Narkoba Polres Tapteng AKP Johannes Napitupulu

1Minutesnews.com, Tapteng | Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah mengungkap beberapa kasus besar peredaran narkoba di Kabupaten Tapteng. Pengungkapan terbesar terjadi di awal tahun 2020 ini.

Hal ini disampaikan Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kasat Narkoba AKP Johannes Napitupulu kepada 1 MinutesNews.COM.

“ Polres Tapteng nyatakan perang terhadap narkoba. Ini bukan hanya semboyan tetapi kami buktikan. Kasus dengan jumlah barang bukti terbesar di awal Tahun 2020 ini. Sat Narkoba Polres Tapteng berhasil menggagalkan penyelupan narkoba jeni sabu seberat 300 gram di Jalan Sibolga-Tarutung hari Senin (27/1/2020),” kata AKP Johannes Napitupulu, hari Jumat (28/02/2020).

Kasat Narkoba yang baru saja menjabat menggantikan Iptu Jobel Sinaga menjelaskan, Polres Tapteng fokus ke pengungkapan kasus besar untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Tapteng.

“ Kami fokuskan mengungkap jaringan besarnya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Tetapi pengedar-pengedar dengan jumlah barang bukti kecil tak luput dari penindakan kami untuk mengetahui siapa pemasoknya,” lanjut AKP. Johannes Napitupulu.

Tak hanya Polres Tapteng, Polda Sumut juga ikut memburu para pelaku peredaran narkoba ini hingga ke Wilayah Kabupaten Tapteng.

Salah buktinya, Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengamankan salah seorang warga di duga merupakan jaringan narkoba, di Pargadungan Kecamatan Tapian Nauli hari Sabtu (23/02/2020).

Disebutkan, pihak Ditresnarkoba Polda Sumut mengamankan pelaku dari rumahnya di Pargadungan Tapanuli Tengah merupakan hasil pengembangan kasus narkoba di daerah lain di Sumatera Utara.

“ Ini salah satu bukti komitmen dari Kepolisian dalam memerangi perdaran narkoba di Kabupaten Tapteng. Diamankan nya salah seorang warga di Desa Pargadungan oleh Ditresnarkoba Polda Sumut terkait dugaan keterlibatan jaringan narkoba. Tim juga berhasil mengamankan barang bukti di duga jenis sabu dalam jumlah yang sangat besar dari warga tersebut. Ini menjadi bukti narkoba di wulayah Hukum Polres Tapteng mulai berkurang,” jelas AKP Johannes Napitupulu.

Saat redaksi 1minutesnews menanyakan berapa jumlah sabu yang di sita oleh Ditresnarkoba Polda Sumut, AKP Johannes Napitupulu enggan menyebutkan beratnya.

Tetapi saat redaksi menyebutkan jumlah sabu sebesarat 1 Kg sesuai informasi yang beredar, Kasat Narkoba yang cukup ramah ini menjawab, “ Ya sekitar itu lah bang. Tapi , kasus ini kan penanganannya oleh Ditresnarkoba Polda Sumut dan masih terus dikembangkan hingga ke bandar besarnya. Kami belum bisa berkomentar lebih jauh, Bang,” jawab AKP Johannes Napitupulu.

Perwira yang menyandang pakat 3 (tiga) balok di pundaknya juga meminta masyarakat Kabupaten Tapteng segera memberitahukan kepada Polisi bila mengetaui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.

“ Tolong kerjasama dan hubungi kami, bila mengetahui adanya peredaran narkoba. Undang-undang mengatur kepolisian diberikan wewenang untuk melakukan penindakan baik penangkapan dan penahanan para pelaku penyalahgunaan narkoba. Kami mohon informasikan kepada kami,” pinta AKP Johannes Napitupulu. (ast)

                <script async src="https://click.advertnative.com/loading/?handle=3807" ></script>


loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan