3 Pelaku Karhutla Di Tapteng Diamankan Polisi, 2 Tahap Penyelidikan

  • Whatsapp
Petugas dibantu warga berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Tapian Nauli Tapanuli Tengah

1MinutesNews.COM, Tapteng | 3 (tiga) pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari lokasi berbeda berhasil diamankan Polres Tapteng. Sementara 2 (dua) kasus lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Hal ini disampaikan Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui sambungan telphone seluler menanggapi terjadinya karhutla di Wilayah Kabupaten Tapteng beberapa hari belakangan ini.

“ Sudah 3 (tiga) pelaku yang diamankan. Sementara dua kasus karhutla masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKBP Sukamat, hari Jumat (27/2/2020) sekira pukul 22.00 WIB malam.

3 Pelaku yang diamakan dari tiga lokasi karhutla tersebut adalah, TW (36) warga Goti Lik IV Barung Barung Kel. Sipange kec.Tukka Kab. Tapteng, di duga pelaku karhutla hari Senin (24/2/2020) pukul 11.00 Wib mengakibatkan lahan seluas 2 Ha terbakar di lik IV Barung Barung Kec. Tukka Kab. Tapteng.

 

Selanjutnya (DH) warga Lik V Pondok Batu, Kec. Sarudik Kab. Tapteng yang mengakibatkan karhutla seluas 1 persil di Lingkungan V Kel. Pondok Batu Kecamatan Sarudik hari Rabu (26/02/2020).
DM (51) warga Jln. Katamso Sibolga di duga pelaku karhutla di lahan Yaysan Santa Maria Ling. I Aek Tolang Induk. Untuk kasus ini, saat berita ini diterbitkan, statusnya masih dalam tahap penyelidikan dan akan dilakukan gelar perkara untuk naik ke penyidikan.

Sementara 2 (dua) kasus Karhutla yang masih dalam penyelidikan dan pendalaman pihak kepolisian adalah
Kasus kebakaran lahan perkebunan milik PT. FIA TKP Lingk. VI gunung payung, dusun III Danau Suhat, Desa Lumut Maju, Kec. Lumut, Kab. Tapteng, hari Senin (24/2/2020).

Dan kasus kebakaran lahan perkebunan milik PT. FIA TKP Blok D7, D8, E8 dusun III Danau Suhat desa Lumut Maju,Kec. Lumut, Kab. Tapteng, hari Rabu (26/2/2020).

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat secara tegas mengatakan tidak akan mentolelir kasus karhutla.

“ Saya himbau kepada masyarakat yang masih melakukan pembakaran hutan , lahan dan semak belukar agar menghentikannya. Ini pelanggaran hukum dan akan kami ambil tindakan tegas, “ himbau Kapolres. AKBP Sukamat. (AST)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan