Pemuda Perkosa Nenek Kandungnya 62 Tahun, Pelaku : Khilaf Pak !

  • Whatsapp
MR (20), pelaku pemerkosa neneknya sendiri saat ditanya Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar SIK (sumber foto : lumajangsatu.com)

1Minutesnews.com, Jatim | Pemuda berusia 20 tahun di Lumajang, Jawa Timur, berisial MR , ditangkap aparat kepolisian karena memerkosa nenek kandungnya.

Akibat kelakuannya, MR harus mendekam di bilik jeruji. Kepada polisi, Ia mengaku nekat melakukan asusila pada KS yang berusia 62 tahun lantaran khilaf.

“Pikiran saya blank (kosong) pak saat itu,” kata MR ketika ditanya Kapolres Lumajang Ajun Komisaris Besar Adewira Negara Siregar saat pers rilis di Markas Polres Lumajang, Rabu (15/1/2020)

Diketahui, korban dan pelaku tinggal serumah di Ranu Klakah Desa Klakah Kecamatan Klakah. Pemerkosaan itu terjadi Sabtu (11/1/2020).

Polisi menangkap MR di sebuah tempat di Kecamatan Kunir, Lumajang. Pada Minggu (12/1/2020) pagi.

Sebelumnya, jajaran Polsek Klakah mendapat laporan adanya peristiwa tindak kekerasan dan pencurian. Peristiwa itu terjadi di rumah K, dan menimpa perempuan sepuh tersebut.

Ternyata peristiwa itu adalah tindakan perkosaan. Pelaku perkosaan tidak lain adalah cucu nenek Ky sendiri yakni MR.

Tindak perkosaan itu diawali dengan pengancaman memakai pisau kepada Ky.

Peristiwa itu bermula dari kedatangan Pelaku ke rumah neneknya sekitar pukul 06.00 Wib. Pemuda itu hendak meminta uang kepada sang nenek. Ky menuruti keinginan cucunya tersebut.

Namun tiba-tiba, Pelaku malah menodong Ky yang baru keluar dari kamar mandi. Pelaku langsung mendorong tubuh neneknya ke kasur. Pemuda itu pun memerkosa sang nenek, sampai mengalami pendarahan.

“Korban sudah menopause , sehingga mengalami pendarahan saat diperkosa,” lanjut AKBP Adewira Siregar SIK Kapolres Lumajang saat menggelar rilis.

Setelah melakukan tindak kejahatan kepada sang nenek, MR kabur. Dia membawa ATM milik sang nenek. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Klakah.

Malam harinya, polisi berhasil menangkap Pelaku di sebuah tempat di Kecamatan Kunir.

 

“Kurang dari 24 jam, pelaku ditangkap. Dia ditangkap selepas pulang kerja. Untuk motifnya, saat diintrograsi dia bilang entah apa yang ada di pikirannya sampai melakukan perbuatan itu,” ujar Adewira, Rabu (15/1/2020).

Saat akan ditangkap, pelaku berusaha kabur dan melawan petugas. Akhirnya polisi melumpuhkan kaki pelaku memakai timah panas.

“Karena melawan jadi kami berikan tindakan tegas,” kata dia.

 

Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 285 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 12 tahun penjara.

Pelaku kini sudah meringkuk di tahanan Mapolres Lumajang dan kasusnya ditangani Polsek Klakah.(***)

sumber : lumajangsatu.com/surabaya.tribunnews.com

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan