Hilang dari Asrama, Pelajar SMP Deli Serdang Di Temukan Tewas

  • Whatsapp
Kondisi Jasad Siswa SMP saat pertama kali ditemukan

1MinutesNews.COM, Deli Serdang | Seorang pelajar kelas 1 SMP Boarding School Satu Padu Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu Deliserdang, inisial BJH (13) ditemukan tewas .

Jasadnya ditemukan tergantung di bangunan belum jadi yang mau dibuat kamar mandi di salah satu bangunan rumah milik warga di dusun I Desa Tiga Juhar Selasa, (3/11/2019).

Bacaan Lainnya

Pelajar SMP ini ditemukan dengan kondisi mengenakan baju kaus berwarna putih. Barnabar yang beralamat di Kota Medan ini setiap harinya tinggal di asrama yang disediakan oleh pihak sekolahnya.

Jasad bocah berkacama mata itu pertama kali ditemukan warga sekitar. Mereka keget melihat ada sosok lelaki tergeletak. Informasi itu diteruskan ke pihak yayasan dan sampai ke Polsek Tiga Juhar, Polresta Deli Serdang.

Kapolsek Tiga Juhar, AKP GK Manurung ketika dikonfirmasi membenarkan temuan mayat dan masih melakukan penyelidikan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang AKP Rafles Langgak Putra Marpaung menjelaskan korban sempat menghilang dari asrama sekolah selama tujuh hari.

Jasadnya ditemukan sekitar 200 meter dari lingkungan sekolahnya.

Atas kasus kematian korban ini pihak kepolisian pun sudah memeriksa beberapa orang saksi.

“Kalau dari hasil otopsi lisan yang kita terima tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun perlawanan.

Diduga ya bunuh diri karena lokasinya juga di pinggir jalan TKPnya itu dan ramai orang.

Hasil otopsi lisan matinya karena terhambatnya udara ke paru-paru,” ujar Rafles Rabu, (4/12/2019).

Dijelaskan kalau korban merupakan siswa kelas 1 SMP.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, BJH pernah mengeluh dan minta pindah dari sekolahnya.

Selain itu, dia juga diduga stres karena sering diolok-olok atau dibully oleh teman satu sekolah. Sebelum ditemukan, BJH diketahui hampir satu minggu tidak diketahui keberadaannya, kabur dari asrama.

“Dia (korban) diduga stres karena sering dibully oleh teman- temannya. Korban juga pernah kedapatan membuat gambar orang sedang (berhubungan intim) dan diancam akan dilaporkan kepada guru.

Jadi mungkin karena itulah jadi pemicu hingga dia nekat bunuh diri. Kemudian, hasil visum pihak rumah sakit juga diketahui bahwa kondisi meninggal korban karena kehabisan oksigen di paru-paru dan tidak ditemukan tanda kekerasan,” tandas Rafles. (Izw)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan