154 Kg Ganja, 1,2 Kg Sabu ,264 Ektasi Di Musnahkan, Kajari Sibolga Akui Tapteng Darurat Narkoba

  • Whatsapp
154 Ganja, 1,2 Kg Sabu dan 264 Ektasi di musnahkan Kejaksaan Negeri Sibolga

1MinutesNews.COM, SIBOLGA | Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sibolga, Hendri Nainggolan,SH,MH mengakui Kota Sibolga, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah sudah masuk kategori “Darurat Narkoba”.

Pernyataan ini disampaikan Kajari Sibolga Henri Nainggolan usai melakukan pemusnahan barang bukti narkoba yang sudah berkekuatan hukum tetap dari 376 perkara narkoba sepanjang tahun 2016 hingga tahun 2019.

Pemusnahaan barang bukti narkoba di laksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga hari Kamis (12/12/2019) pukul 10.00 WIB dan di pimpin langsung Kajari bersama Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul dan Forkopimda Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Kajari Sibolga, Hendri Nainggolan,SH,MH memberikan keterengan pers usai pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, hari Kamis 12 Desember 2019

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan diantaranya jenis ganja sebanyak 154.279, 84 gram (154 Kilo) dari 127 berkas perkara,sabu-sabu sebanyak 1.188, 397 gram (1,2 Kilo) dari 245 berkas perkara, serta 264 butir ekstasi dari 4 berkas.

Henri mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan Polres Sibolga dan Tapanuli Tengah, dan telah disidangkan di Pengadilan Negeri Sibolga, dengan berkekuatan hukum tetap.

“ Memasuki tahun 2020, semua barang bukti narkoba kita musnahkan menjadi zero (nol,red), agar tidak bisa di salahgunakan. Untuk ganja ada 127 terpidana, sabu ada 245 terpidana sementara ektasi 4 terpidana,” jelas Hendri Nainggolan di hadapan awak media usai pelaksanaan pemusnahaan barang bukti.

 

Henri juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi banyaknya kasus narkoba yang terjadi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk itu dirinya berkomitmen agar perang terhadap narkoba.

 

“ Sangat prihatin, kasus yang disidangkan di Pengadilan Negeri Sibolga , 80 persen di dominasi kasus narkoba. Kejaksaan Negeri Sibolga menyatakan perang terhadap narkoba,” tegas Hendri.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga Hendri Nainggolang yang belum sebulan menduduki jabatannya menggatikan Timbul Pasaribu,SH yang di mutasi Kejaksaan Agung, mengakui bahwa situasi maraknya peredaran narkoba membuat dua daerah ini masuk kategori “Darurat Narkoba”.

 

“ Sudah darurat narkoba. Terbanyak dari kasus narkoba yang sudah di proses berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah,” tegas Hendri.

 

Pemusnahan dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang dilarutkan di dalam air panas, dan ada juga dengan cara dibakar.

Pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dihadiri Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani, Ketua PN Sibolga Martua Sagala, Staf Ahli Kemasyarakatan Pemko Sibolga Yasman, Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, Sekda Tapteng Hendrik Susanto Lumbantobing, Waka Polres Tapteng, Kabag Sumda Polres Sibolga Kompol Irianto, mewakili Kalapas Sibolga, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam, mewakili Kadis Kesehatan Sibolga dr Herlina Nasution. (ast)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan