Diduga Tak Miliki Izin Lingkungan , Polda Sumut Periksa PT. Toba Surimi dan CV. Horizon di Tapteng

  • Whatsapp
Dit Krimsus Polda Sumut datangi dua perusahaan pengolahan ikan di Pondok Batu Tapteng di dampingi Kadis Perizinan Tapteng, Kadis LH , Camat Sarudik dan Satpol PP terkait dugaan tidak milik dokumen Lingkungan

1MinutesNews.COM, TAPTENG | Dua perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan ikan yakni PT. Toba Surimi dan CV. Horzon yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Pondok Batu, Kec. Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, di datangi aparat kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut .

Dari kiri ke kanan :Kabag Humas Dawin Pasaribu,Plt. Camat Sarudik Harry S Sihombing, Plt. Kadis Perizinan Erwin Marpaung dan Kadis Lingkungan Hidup Mhd. Arsyad Hasibuan saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan izin lingkungan PT. Toba Surimi dan CV. Horizon oleh Tim Ditreskrimsus Polda Sumut

Bacaan Lainnya

Loading…

Tim Ditreskrimsus beranggota 6 (enam) petugas mendatangi PT. Toba Surimi dan CV. Horizon di dampingi Dinas Perizinan , Dinas LHKP , Aparat Satpol PP dan Camat Sarudik hari Rabu (2/10/2019) pukul 10.00 WIB kemarin.

Ihwal kedatangan petugas, lantaran ke dua perusahaan tersebut diduga tidak mengantongi izin lingkungan. Ini bermula saat polisi memperoleh laporan dari masyarakat, terkait dugaan tersebut. Maka tim pun kemudian melakukan penyelidikan.

Informasi yang dihimpun 1Minutesnews.com di Kantor Dinas Perizinan Terpadu Kabupaten Tapteng , Kamis (3/10/2019) siang, kedatangan petugas dari Polda Sumut karena adanya indikasi kalau ke dua perusahaan pengolahan ikan itu tidak memiliki izin lingkungan, berupa Amdal atau UKL-UPL.

“ Awalnya keberatan masyarakat akan keberadaan ke dua perusahaan ini terkait bau busuk dan pencemaran lingkungan. Selanjutnya Camat Sarudik menyurati Bupati Tapteng agar menghentikan kegiatan ke dua perusaan ini yakni PT. Toba Surimi dan CV. Horizon,” kata Drs. Erwin Marpaung selaku Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PPTSP, hari Kamis (3/10/2019)

Erwin Marpaung di dampingi Kadis Lingkungan Hidup (LH) Ir. H.Mhd. Arsyad Hasibuan dan Plt. Camat Sarudik Harrys Sihombing,S.Sos serta Kabag Humas Pemkab Tapteng Darwin Pasaribu dihadapan awak media mengatakan ke dua perusahaan ini sudah beberapa kali di surati tetapi tidak menanggapi.

“ Pihak kita kami dari Dinas Perizinan dan dinas terkait termasuk Dinas Lingkungan Hidup sudah pernah mengirim surat agar ke dua perusahaan ini melengkapi izin lingkungan, tetapi tidak ditanggapi. Hal ini juga terbukti saat Tim Polda memeriksa ke dua pemilik perusahaan ini. Mereka beralasan akan mengurus izin. Artinya belum ada izin, termasuk laporan penanaman modal,” tegas Erwin diaminin rekannya Ir. Arsyad Hasibuan.

 

Pihak Pemkab Tapteng usai akan mengambil sikap kepada ke dua perusahaan ini setelah adanya penyelidikan.

“ Kedatangan Tim Polda Sumut masih dalam tahap penyilidikan. Sampel produk ke dua perusahaan ini juga telah di bawa Tim Polda. Kami akan menunggu hasil pemeriksaan dari penyidik. Apabila statusnya naik ke penyidikan, jelas lah ke dua perusahaan ini akan kita rekomendasikan di tutup,” pungkas Erwin Marpaung.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumut, saat di konfirmasi redaksi 1minutesnews.com terkait kedatangan Tim dari Dit Reskrimsus di kedua pabrik pengolahan ikan ini melalaui pesan wahtshapp belum memperoleh jawaban, hingga berita ini diterbitkan.

Untuk diketahui, keberadaan perusahaan tepung ikan dan terasi milik PT Toba Surimi di Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sudah beberapa kali meresahkan masyarakat di daerah setempat, termasuk masyarakat Kota Sibolga, atas pencemaran lingkungan dan polusi udara beraroma bau busuk.

Hal yang sama juga dikeluhkan masyarakat atas keberadaan CV. Horizon. (ast)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan