20 Warga WRS di Latih LSM Sekata Membuat Kue Putu Sangko

Pelatihan warga WRS oleh LSM Sekata

1MinutesNews.COM, Tapteng | 20 (dua puluh ) Wanita Rawan Sosial (WRS) bersama sejumlah Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sekata Kab. Tapteng menggelar pelatihan masak-memasak kue tradisonal yakni Kue Putu Sangko, hari Sabtu (14/9/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor LSM Sekata , Jalan Oswald Siahaan Nomor 27 Kec. Pandan Kabupaten Tapteng, sekira pukul 10.30 WIB dan telah berlangsung selama tiga hari.



“ Kita dipercayakan oleh Kementerian Sosial untuk melaksanaan pembinaan kepada WRS di Kabupaten Tapteng,” jelas Ketua LSM Sekata Samahati Lase.

Loading…


Dijelaskan juga bahwa peserta adalah para WRS atau yang dikenal masyarakat sebagai PSK berasal dari rumah singgah milik Pemkab Tapteng yang terjaring razia oleh Satpol PP.

“ Para peserta adalah penyandang WRS berasal dari rumah singgah Dinsos Tapteng. Sebahagian dari mereka (WRS,red) yang tidak dikirim ke Panti Pariswara (Berastagi,red) dipercayakan untuk di bina oleh LSM Sekata,” ucap Samahati Lase.

Kegiatan menambah keterampilan para WRS ini dengan mendatangkan nara sumber Afni Meuraxa yang sudah sukses sebagai pengusaha Kue Putu Sangko di Tapteng.



Pantauan di lokasi , terlihat para WRS mendengarkan penjelasan dari Afni Meuraxa bagaimana mengolah tepung pulut menjadi sebuah kue tradisional yakni Kue Putu Sangko.

Kue Putu Sangko buatan warga WRS

Proses pembuatan Kue Putu Sangko yang hanya berbahan dasar Tepung Pulut, Gula Merah dan Air ini hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit dari sejak mengadon bahan dasar.

Terlihat nara sumber Afni Meuraxa di dampingi Sekretaris LSM Sekata Sasmarlianty Zebua dengan sabar menjelaskan tahapan pembuatan kepada 20 WRS.

Para WRS antusias mengikuti pembuatan kue putu sangko, ini terbukti dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan menuliskan resep dan tahapan pembuatan kue putu sangko di secarik kertas.
“ Sangat membantu kami pak, baru lah kami tahu bahwa membuat kue putu sangko ternyata mudah. Mudah-mudahan ini bisa menjadi modal kami untuk bisa berusaha,Pak, “ ucap Melati (nama samaran,red) salah seorang peserta WRS.
Acara ini ditutup dengan makan bersama dan mencicipi kue Putu Sangko hasil pelatihan. (ast)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.