Terungkap Santi Malau Karyawati Bank Ini Usai Dianiaya Masih Hidup Hingga Ditemukan Tewas Ke Esokan Harinya

  • Whatsapp
Reka Adegan saat tersangka DP hendak mengikat tangan korban Santi Malau

1MinutesNews.COM, TAPTENG | Korban pembunuhan Santi Devi Malau (25) usai dianiaya DP alias IL yang ditemukan tewas hari Jumat (14/7/2019 pukul 08.30 WIB di kamar mandi kosnya yang berada di Jalan P.Sidempuan Kab. Tapteng, SUMUT, ternyata masih dalam kondisi hidup  sebelum ditemukan tewas.

Hal ini terungkap saat rekontruksi kasus tindak pidana “ pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian,” yang digelar Polsek Pandan Polres Tapteng di TKP kejadian, hari Selasa (2/7/2019) pukul 10.00 WIB.

Rekontruksi yang menghadirkan dua tersangka yakni DP alias IL dan istrinya N alias NN dilaksanakan dalam 25 Adegan.

Di adegan ke 7 terlihat tersangka DP berdiri di pintu kamar kos korban yang bernomor 3 (tiga) dan mengetuk pintu. Tersangka bermaksud meminjam uang Rp. 200 ribu . Saat itu korban hanya membukakan sebahagian daun pintu dan menanyakan “ untuk apa”. Saat Tersangka menjawab “ Saya mau pulang ke Medan,” tangan korban langsung dipegang tersangka.

Terlihat korban keberatan dengan mengatakan “ Ngapain pegang-pegang”. Lalu tersangka menjawab “ Aku minta tolongnya kak,” jawab tersangka DP.

Di Adegan ke 8 usai menjawab keberatan korban, tersangka langsung mendobrak pintu kamar kos korban dengan ke dua tangannya dan berhasil masuk dan menutup pintu. Korban ketakutan dan mengambil kunci pintu kamar kosnya dan berkata “ Tolong tolonglah jangan diapa apain aku bang,” kata Santi Malau.

Korban Almh Santi  Defi Malau yang diperankan oleh Widya Pratiwi Ananda Sikumbang seorang Polwan, selanjutnya mengantongi kunci kamar kosnya di kantong baju sevelah kanan.

Rekontruksi saat Tersangka DP bersama istrinya tersangka NN saat meninggalkan kamar kosnya usai membunuh karyawati PT. Bank Syariah Mandiri, Santi Malau

Masih di adegan ke 8, dalam kondisi ketakutan Santi Malau membujuk tersangka agar dirinya tidak diapa-apain dan mengatakan “butuh uang berapa bang,? Dan tersangka menjawab “ Aku butuh Rp. 200 ribu,”.

Selanjutnya korban berjalan ke arah tempat tidur mendekati tas abu-abu yang terletak di atas tempat tidurnya. Sambil berdiri korban mengatakan “ Gak ada uangku segitu bang, cuman Rp.22 ribu yang ada uangku bang, kalau tidak percaya lihat lah dompetku, atau sebentar lah dulu biar aku ambilkan ke ATM uangnya,” pinta korban Santi Malau.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *