Tegakkan Disiplin dan Berantas Narkoba, Bupati Tapteng Terbitkan 2 Perbup , 1 Surat Edaran, Ini Isinya

  • Whatsapp
Sekda Kab. Tapteng Drs. Hendri Susanto Lumbantobing, M.Si pimpin rapat koordinasi sosialisasikan 2 Peraturan Bupati dan 1 Surat Edaran

1MinutesNews.COM, TAPTENG | Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (Sekda Kab. Tapteng) Drs. Hendri Susanto Lumbantobing, M.Si pimpin rapat koordinasi sosialisasikan 2 Peraturan Bupati dan 1 Surat Edaran bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Selasa (16/07/2019).

Aturan dan ketentuan ini diterbitkan sebagai tindak lanjut amanat Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani pada Apel Pagi Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin (15/07/2019), untuk mendorong peningkatan disiplin dan kualitas kinerja ASN dan memberantas penyebaran dan/atau pemakaian Narkoba pada ASN. Hal.ini disampaikan Sekda Kab. Tapteng saat membuka rapat tersebut.

“Melalui Pimpinan OPD sebagai tindak lanjut penegakan disiplin pegawai seluruh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tanpa terkecuali, kami informasikan pada hari ini, Bupati Tapanuli Tengah telah mengeluarkan 2 peraturan. Peraturan yang pertama nomor 47 tahun 2019 tentang Penegakan Disiplin Bagi PNS Penyalah Guna Narkoba Di Kabupaten Tapanuli Tengah. Peraturan yang kedua nomor 48 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Tapanuli Tengah Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi PNS Di Lingkungan Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Sekda Kab. Tapteng.

“Dengan dikeluarkannya peraturan ini, kita harus memberhentikan ASN yang jelas-jelas terlibat Narkoba, seperti yang dinyatakan oleh Surat Keterangan dari Kepolisian bahwa ada ASN yang terlibat langsung didalam penyalahgunaan Narkoba tempo hari. Bupati telah bersikap tegas pada senin 15 Juli 2019 Bupati telah memberhentikan seseorang ASN yang terlibat Narkoba tersebut,” jelasnya.

Sekda Kab. Tapteng menjelaskan terkait Peraturan Bupati nomor 47 tahun 2019 ini berlaku bagi ASN Pemkab Tapteng tanpa terkecuali.

“ASN yang dimaksud dapat diberikan hukuman berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN indikatornya, seperti positif di dalam pemeriksaan Narkoba, Surat Penangkapan dari Kepolisian, Surat Penahanan oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan apalagi ditetapkan melalui Keputusan Pengadilan Negeri karena tersandung Narkoba,” tutur Hendry.

Apabila terindikasi dalam salah satu hal ini melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati akan langsung mengambil tindakan tegas. Kita ketahui bersama bahwa semua ASN Pemkab Tapteng telah menandatangani kontrak , pernyataan sikap, apabila ASN terlibat dan terindikasi dalam penyalahgunaan Narkoba maka ASN itu siap diberhentikan. Masing masing ASN Pemkab Tapteng telah menandayangani pernyataan ini.

“Kita semua memahami jelas-jelas Narkoba ini musuh Negara, musuh masyarakat, serta sebagai perusak generasi penerus bangsa. Untuk itu, Pemkab kedepan akan menghunjuk intansi dan timnya dengan Keputusan Bupati untuk memeriksa seluruh ASN melalui Tes Urine. Ini sebagai sosialisai awal buat perhatian bagi seluruh Pimpinan OPD,” kata Sekda Kab. Tapteng.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan