3 Emak-emak Pencuri Pakaian Asal Medan di Ringkus Mahasiswi Sibolga

  • Whatsapp
Komplotan pencuri pakaian antar Provinsi asal Medan di tangkap di Sibolga

1MinutesNews.COM, SIBOLGA | Radha Radhika (23), mahasiswi warga Jalan R. Suprapto No. 102 B Kel. Pancuran Pinang Kota Sibolga, menyerahkan 3 (tiga) emak-emak ke Polsek Sambas Polres Sibolga. Ke tiga nya di duga merupakan komplotan pencuri pakaian.

Nasib sial menimpa AT (65) warga Kelurahan Martubung Medan Labuhan Medan , RH alias A (48) warga Jalan Medan Tembung Pasar X Kec. B. Khalifah Medan dan R alias D (32) warga Bandar Setia Gang Setia Kec. Percut Sei Tuan Medan.

Bacaan Lainnya

Ke tiga Emak-emak ini terpaksa tak jadi pulang ke Medan. Aksi pencurian mereka di sebuah salah satu toko yang menjual baju anak-anak di gagalkan oleh Radha Radhika seorang Mahasiswi.

Mahasiswi ini diketahui merupakan anak pemilik Toko Baju yang berada di Jalan R. Suprapto Sibolga tempat ke tiga Emak-emak ini sebelumnya juga menyambangi toko tersebut.

Menurut Radha Radhika saat membuat laporan di Polsek Sibolga Sambas hari Jumat 21/6/2019 sekira pukul 13.30 WIB, ke tiga emak-emak ini diketahui telah mencuri di toko milik orang tuanya.

Modusnya, pura-pura menjadi pembeli. Awalnya, R alias D dan RH alias A masuk ke toko dan menawar sepatu dan pakaian. Tak lama kemudian, saat Radha Radhika melayani ke duanya , pelaku AT masuk ke tokonya dan menawar sebuah sepatu kulit.

Anehnya, ke tiga emak-emak ini tak satupun jadi membeli barang di toko ini dan meninggalkan toko tersebut secara bersama-sama.

Radha Radhika sang anak pemilik toko curiga atas gerak gerik ke tiga nya. Kecurigaan itu terbukti, usai ke tiga nya ke luar

Barang dagangan di toko tersebut berupa 5 potong celana panjang merk Fila ,10 potong celana panjang merk Seviro ,10 potong celana pendek jenis jeans merk Mafia dan 1 stel sepatu merk Fila raib.

Curiga pelakunya adalah ke tiga emak-emak yang baru saja tak jadi membeli di tokonya, Mahasiswi ini mendatangi ke tiga nya yang saat itu sedang berada di salah satu toko baju anak-anak tak jauh dari lokasi tokonya.

Ke tiga emak-emak ini, saat ditanyakan salah satunya hanya mengakui bahwa mereka benar masuk ke toko milikorang tua Radha Radhika tetapi tak jadi membeli.

Tak kehilangan akal, Mahasiswi ini meminta untuk memerika mobil yang mereka tumpangi dan berada di depan toko baju anak-anak tersebut.

Mobil Avanza BK. 1553 EP, yang diketahui ditumpangi ke tiga emak-emak ini dan dikemudikan seorang pria , saat hendak diperiksa langsung tancap gas.

Melihat mobil tersebut kabur, ke tiga emak-emak ini juga hendak melarikan diri dengan menggunakan becak bermotor, Radha Radhika langsung berteriak.

Teriakan mahasisiwi ini memancing warga yang berada di sekitar lokasi tersebut, alhasil ke tiga emak-emak ini berhasil diringkus warga dan selanjutnya di serahkan ke Polsek Sambas.

“ Modusnya pura-pura membeli. Ke tiganya berhasil di amankan warga dan diserahkan ke Polsek Sambas. Sementara inisial pengemudi mobil tersebut sudah kita ketahui dan dalam pengejaran. Otak dari komplotan ini adalah AT yang juga sebagai penyedia dana operasional. Mereka (komplotan pencuri pakaian, red) memang sengaja datang dari Medan dengan merental mobil dan berencana untuk mencuri di Kota Sibolga,” ungkap Kapolres Sibolga AKBP. Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humasy Iptu Ramadhan Sormin.

Iptu Ramdhan Sormin juga menjelaskan bahwa, komplotan ini sebelumnya sudah pernah beraksi di Provinsi Sumatera Barat.

“ Tersangka AT dan tersangka R Alias D mengakui bahwa pernah melakukan aksi pencurian di Provinsi Sumatera Barat. Hasilnya mereka jual di Pasar Sambu Medan,” lanjut Iptu Sormin.

Akibat perbuatan pencurian ke tiga emak-emak ini, korban mengalami kerugian Rp. 2,7 juta.

Ketiganya telah dititipkan ke Lapas Tukka dan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4e Jo 55 dan 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (ast/rel)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *