Miris.. Biaya Makan Warga Binaan Rp. 20.000 Per Hari, Perobatan Rp. 50 Per Orang

  • Whatsapp
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Dewa Putu Gede saat Konfrensi Pers (Foto Agus/1MNC)

1MinutesNews.COM, SIBOLGA | Biaya makan untuk warga binaan baik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun di Rumah Tahanan Rutan hanya Rp. 20 ribu per orang. Sementara untuk anggaran biaya perobatan Rp. 50 (lima puluh) per warga binaan.

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Dewa Putu Gede usai acara Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 di Lapas kelas II A Sibolga beberapa hari yang lalu.

“ Ini aneh bagi saya, di KPK biaya makan untuk tahanan sebesar Rp. 47 ribu, di Kepolisian saya dengar informasi sebesar Rp. 45 ribu sementara untuk Kemenkumham biaya makan untuk warga binaan (narapidana/tahanan, red) hanya sebesar Rp. 20 ribu perhari per orangnya,” ungkap Dewa Putu kepada awak media saat konfrensi pers hari Sabtu (27/4/2019) lalu di Lapas Kelas IIA Sibolga.

Dewa juga mengungkapkan , anggaran makan sebesar Rp. 20 ribu per warga binaan ini untuk makan tiga kali dan itu pun di potong pajak dan keuntungan pihak ke tiga.

“ Untuk tiga kali makan lah. Itu pun bukan full (Rp. 20 ribu,red). Di potong pajak dan penyedianya kan pihak ke tiga, jadi jelas mereka juga mengambil ke untungan. Kalau saya hitung sekitar Rp. 15 ribu an lah bersihnya,” lanjut Dewa.

Terkait minimnya anggaran biaya makan warga binaan, Dewa Putu mengaku sudah menyurati penyedia makan agar bisa memaksimalkan anggaran dan memperhatikan asupan makanan yang layak. Selain itu Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara ini juga meminta partisipasi dari keluarga warga binaan.

“ Saya sudah menyurati penyedia makan dari pihak ke tiga, agar bisa memaksimalkan anggaran makan yang minim ini tanpa harus mengurangi asupan gizi bagi warga binaan. Selain itu saya juga menghimbau kepada pihak keluarga agar berpatisipasi dalam memberikan asupan makanan kepada keluarganya. Bisa dengan mengirimkan makanan boleh juga dengan mengirimkan uang melalui rekening yang sudah tersistem, maksimal Rp. 1 jutaper harinya per warga binaan, “ pinta Dewa.

Lebih mirisnya terkait anggaran untuk biaya perobatan. Dewa Putu mengungkapkan bahwa pemerintah hanya sanggup mengaggarkan biaya perobatan sebesar Rp. 50 rupiah per warga binaan.

“ Ya.. hanya Rp. 50 per warga binaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM), terkait minimnya anggaran biaya perobatan. Pemerintah daerah sangat membantu kami dengan membantu dalam hal biaya perobatan bagi warga binaan,” pungkas Dewa.

Salah seorang warga binaan mengungkapkan perasaan dan pendapatnya terkait minimnya biaya makan mereka sehari-hari selama ini.

“ Kami bang bukan meminta fasilitas bagus, karena sadar melakukan kesalahan, dan menjalani hukuman. Kami hanya meminta diperlakukan sebagai manusia dibina dan mendapatkan makanan yang layak. Ini “ rumah sementara kami bang,” ungkap salah seorang warga binaan yang minta namanya disamarkan. (ast)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan