Jurnalis Tewas Di duga Korban Pembunuhan, DPP SPRI Desak Kepolisian Tangkap Pelaku

Devis Karmoy, koordinator Wl. Barat DPP SPRI (Inzet JenazahSoeprayitno saat di kamar mayat RSU dr. Soetomo)
banner 468x60

1MinutesNews.COM, MEDAN | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) mengecam dan mengutuk keras pembunuhan sadis yang menimpa salah seorang jurnalis di Surabaya, hari Jumat (10/5/2019) kemarin.

Soeprayitno (53) yang merupakan jurnalis ditemukan tewas dengan luka bacokan di sekujur tubuhnya di depan rumahnya yang beralamt di Tanah Merah Gang 2 Kedinding Kota Surabaya hari Jumat (10/5/2019) sekira pukul 20.00 WIB.

Bacaan Lainnya
banner 300250

DPP SPRI mensinyalir pelaku lebih dari satu orang. DPP SPRI mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengusut, menangkap dan memenjarakan pelaku dengan pasal berlapis baik KUHPidana maupun UU Pers.

 

“Polisi harus mengungkap otak pelaku pembunuhan rekan sejawat kami termasuk mengusut motif dibalik pembunuhan terhadap korban. Jika terbukti kasus pembunuhan ini terkait sengketa pers, DPP SPRI meminta Polisi untuk menerapkan Pasal 4 Undang-Undang No.40/1999 tentang Pers,” tegas Koordinator Wilayah Barat DPP SPRI Devis Karmoy di Medan, Minggu (11/5/2019) dini hari.

Selain kasus terbunuh wartawan Soeprayitno di Surabaya, DPP SPRI juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menyelesaikan kasus kriminal terhadap wartawan di Medan yang hingga kini proses hukumnya terkesan diabaikan.

“Kita juga meminta Kapolri Tito Karnavian untuk segera mengungkap pelaku penganiayaan terhadap Pemred Posmetro Medan yang dianiaya pengusaha judi di Medan beberapa waktu silam,” tandas Sekretaris DPD SPRI Sumut.

Dikutip dari detik.com, sebelum peristiwa pembacokan, korban sedang duduk di atas bale bambu di rumah istri sirinya. Korban diketahui baru tiga tahun tinggal di lokasi kejadian.

Tubuh Soeprayitno ditemukan tewas bersimbah darah di atas bale (tempat tidur bambu) di depan rumahnya di Tanah Merah, Kali Kedinding, Kenjeran. Banyak ditemukan luka bacokan benda tajam di tubuh korban.

Mayat Soeprayitno pertama kali ditemukan warga usai pulang salat Tarawih, sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (10/5/2019).

“Sementara ini dugaan kasus pembunuhan, masih kami dalami,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Iptu Endri , Sabtu (11/5/2019). (REL DPP SPRI/Detik.com)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan