BNN Sergap Gembong Narkoba Sita 52 Kg Sabu dan 23 Ribu Pil Ektasi

  • Whatsapp
Badan Narkotika Nasional RI menangkap tersangka peredaran gelap narkotika dengan barang bukti kurang lebih 52 kilogram sabu-sabu dan 23.000 butir pil ekstasi, di Kota Dumai, Provinsi Riau, hari Minggu (19/5/2019). (Foto Dokumentasi Humas BNN)

1Minutesnews.com, JAKARTA | Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus peredaran sabu-sabu kurang lebih 52 kilogram dan 23.000 butir pil ekstasi di Kota Dumai, Riau, Minggu (19/5/2019).

Empat orang tersangka berhasil di tangkap dalam Operasi Khusus BNN sejak hari Jumat (17/5/2019) hingga Minggu (19/5/2019).

Karo Humas BNN, Kombes Pol Sulistyo Pudjo mengatakan, 4 tersangka berinisial RP, HS alias Toni, IK, dan RAD alias Goplak.

Relese Press yang di terima redaksi dari Karo Humas BNN menyebutkan, sebelumnya BNN RI mendapat informasi akan ada dilakukan transaksi narkotika dari Malaysia di perairan Dumai. Menindak lanjuti laporan tersebut tim BNN langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

“ Saat dilakukan penyelidikan dan didapat informasi bahwa shabu tersebut akan serah terima ke tiga orang tersangka yang mengendarai mobil fortuner warna putih. Setelah dilakukan profiling ternyata target sudah serah terima dan shabu sudah ada dalam mobil fortuner,” tulis Kombes Pol Sulistyo Pudjo hari Minggu (19/5/2019).

Namun saat hendak dilakukan pemeriksaan, team BNN lantas berupaya menghentikan laju mobil tersebut. Namun para tersangka berusaha mengelabui petugas dengan cara melarikan diri.

“Terjadi kejar-kejaran antara petugas dan para tersangka yang mengendarai Fortuner B 1956 BJN itu,” ungkapnya.

Proses pengejaran 3 tersangka ini, kata Pudjo, terjadi di Jalan Raya Arifin Ahmad KM 17, masuk wilayah Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau.

“Petugas di lapangan sempat meminta kepada sopir truk agar menghalani jalan. Tapi mobil tersangka justru mundur dalam kecepatan tinggi, sehingga mengenai mobil petugas. Saat itu sudah diberi tembakan peringatan, lalu 2 dari 3 tersangka ditembak bagian kaki, karena melawan,” ujar dia.

Tepat di Jalan Raya Arifin Ahmad, kota Dumai ketiga tersangka berhasil dilumpuhkan petugas, yakni Roni, Hari (luka tembak di paha) dan Iwan (luka tembak di Kaki).

Dari dalam mobil tersebut petugas menemukan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 50 bungkus dengan masing-masing 1kg perbungkus nya, serta 23 ribu pil ekstasi warna yang dimasukkan kedalam 4 buah jirigen.

“Kepada petugas mereka mengaku hanya disuruh, dan saat kita introgasi mereka mengatakan pemilik barang tersebut adalah Rudianto Warga Gang Jambu, Duri – Dumai,” ungkapnya.

Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka tersebut, Sabtu (18/5/2019) dinihari petugas berhasil mengamankan Rudianto dari dalam rumahnya.

Dari 4 tersangka disita 50 bungkus sabu-sabu dengan berat 52 kilogram dalam kemasan teh merk Guanyinwang dan beberapa kemasan dengan simbol Kaisar Bintang Lima. Kemudian, petugas juga menyita 23.000 butir pil ekstasi dengan tiga tipe, yakni berwarna hijau dan berbentuk katak; berwarna biru dan bertuliskan Lego; dan berwarna hijau kekuningan dan berbentuk ‘minion’.

Modus yang dilakukan para tersangka ini dengan cara penangkapan ikan dan serah terima di tengah laut, kapal ke kapal (ship to ship) setelah itu masuk melalui daerah, Rupat, Bengkalis, Dumai. (Rel Humas BNN/ AST)

 

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan