DPO 11 Tahun, Terpidana Korupsi Henry Panjaitan Ditangkap Usai Sarapan

  • Whatsapp
Ir. Henry Panjaitan buronan 11 tahun Kejaksaan yang terpidana dalam kasus korupsi pembangunan kios Pasar Horas Siantar (Foto Humas Kejatisu)

1MinutesNews.COM, MEDAN | Diburu 11 Tahun, Tim Intelijen Kejati Sumut akhirnya berhasil menangkap DPO Terpidana Korupsi Ir. Henry Panjaitan (53) di Jalan Sei Silau Kec. Medan Sunggal Kota Medan, hari Selasa (23/4/2019) pukul 07.30 WIB.

Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsung Asintel Kejati Sumut (Leo Simanjuntak) menangkap terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) usai sarapan di salah satu warung kopi yang tak jauh dari kediamannya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melalui Kasipenkum dan Humas Sumanggar Siagian,SH, MH membenarkan penangkapan Ir. Henry Panjaitan.

Di Siaran Pers tertulis yang diterima redaksi hari Rabu (24/4/2019), Sumanggar menjelaskan Terpidana Ir. Henry Panjaitan merupakan terpidana dalam tindak pidana korupsi pada pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematang Siantar TA. 2002 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 741.210.000,- (tujuh ratus empat puluh satu juta dua ratus sepuluh ribu rupiah).

Ir. Henry Panjaitan merupakan Direktur pada CV. Vini Vidi Vici yang mengerjakan pembangunan kios darurat di Pasar Horas Pematang Siantar.

“ Perkara ini telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1565 K/Pid/2004 tanggal 14 Juni 2005 dengan pidana penjara 4 tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsidair 6 bulan dan membayar uang pengganti sebesar Rp. 247.070.000 ,- dan apabila tidak dibayar dalam waktu 1 (satu) bulan setelah putusan brrkekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang guna membayar uang pengganti tersebut dengan ketentuan Terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar Uang Pengganti tersebut maka diganti dengan Pidana Penjara selama 2 (dua) tahun,” tulis Sumanggar dalam Siaran Persnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan