Di Sidang Bonaran Situmeang Saksi Ini Tak Tahu Alasan di Panggil Penyidik

Khairul Anwar Panggabean (lingkaran merah,red) saat diperlihatkan surat pengumuman kelulusan CPNS di Persidangan Mantan Bupati Tapteng, Bonaran Situmeang
banner 468x60

1Minutesnews.com, TAPTENG | Khairul Anwar Panggabean menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Tapteng mengaku tidak mengetahui kenapa dirinya dipanggil penyidik Polda Sumut.

Pernyataan ini diungkapkan Khairul dalam kesaksiannya di persidangan dugaan penipuan CPNS dan pencucian uang dengan terdakwa mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kesaksian ini diperdengarkan dalam Sidang Lanjutan dengan Agenda Pemeriksaan Saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Sibolga, hari Senin (1/4/2019).

“ Tidak Tahu, Pak,” jawab Khairul saat M. Sagala, SH selaku Ketua Majelis Hakim.

Mendengar jawaban ini, M. Sagala kembali bertanya “ Saat di sana (Polda Sumut) tidak diberitahukan kenapa dipanggil ?”, cecar M.Sagala. Lagi-lagi Khairul menjawab “ Tidak Pak,”.

Khairul hanya menjelaskan bahwa penyidik Polda Sumut hanya meminta penjelasan terkait prosedur pengadaan CPNS.

Dirinya juga mengaku bahwa saat terdakwa Raja Bonaran Situmeang menjabat sebagai Bupati Tapteng , jabatannya hanya sebagai staff di BKD Tapteng.

Di hadapkannya Khairul sebagai saksi oleh Tim JPU Kejari Sibolga yang terdiri dari Sahrum Efendi Harahap, SH,MH dan Donni M Dolok Saribu, SH, merupakan salah seorang saksi dari 7 (tujuh) saksi yang dihadirkan dalam kasus ini.

Selain kesaksian Khairul yang mengatakan dirinya tidak mengetahui kenapa di panggil penyidik, pengakuan mengejutkan juga keluar dari PNS ini.

Pengakuan ini terungkap saat Obaja David Sitorus, SH sebagai salah seorang Hakim Anggota bersama Marolop Bakkara,SH mempertanyakan campur tangan dari seorang Kepala Daerah (KDH) terkait penerimaan CPNS.

Di duga pertanyaan ini berhubungan dengan kasus yang menjerat Bonaran Situmeang yang di dakwa melakukan penipuan CPNS denga modus menjanjikan seseorang bisa di luluskan olehnya karena kapasitasnya sebagai Bupati Tapteng.

“ Apakah ada kewenangan KDH untuk meluluskan honorer K2 untuk menjadi CPNS,” tanya Obaja. Saksi Khairul tanpa ragu menjawab “ Tidak Pak”,.

Pertanyaan ini juga di ulang oleh salah seorang JPU Donni M Dolok Saribu dan tetap dijawab “Tidak” oleh Khairul Panggabean.

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan