Bedanya Quick Count, Real Count, dan Exit Poll

ILUSTRASI SURVEY PASCA PEMILU 2019
banner 468x60

1Minutesnews.com, Did You Know  | Saat Pemilu berlangsung berbagai istilah seperti quick count, exit poll, dan real count. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan ketiga istilah di atas?

Hari ini, Rabu (17/4) resmi menjadi hari pesta demokrasi rakyat Indonesia. Yakni hari Pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Rangkaian Pemilu Serentak 2019 telah diselenggarakan untuk pertama kalinya. Soal penghitungan suara, ada berbagai jenis istilah yang perlu diketahui oleh pemilih.

Redaksi 1Minutesnews.com mengulas istilah-istilah ini dari berbagai sumber.
Ini perbedaannya :

Quick Count :

1. TIdak semua TPS dihitung, hanya sebagian aja sebagai sampel data. misal dari 2000 TPS yang diambil hanya dari 200 TPS
2. Penyenggara biasanya lengkap dengan tim yang disebarkan ke semua sample TPS
3. Harga sangat mahal berkisar ratusan juta sampai miliaran, karena sudah termasuk jasa honor utk SDM.
4. Hasil cepat diketahui sekitar jam 2 siang, karena hanya sedikit data
5. Hasil tentu tidak akurat 100% bahkan dibeberapa kejadian seperti di pilkada sumsel dan jatim, data hasil quick count pilkada jawa timur berbeda 180 derajat.

penyelenggara hanya melaporkan data total, tidak bisa data detail per TPS.
lebih cocok utk media massa seperti TV dan calon2 peserta pilkada.

 

Real Count:

1. Target semua TPS dihitung, artinya data adalah 100% dari semua TPS, bukan sample
2. Penyelenggara quick count hanya menyediakan software dan tim untuk jaga sistem, sedangkan tim untuk pengiriman data dikirim oleh saksi yang telah ada
3. harga jauh lebih murah karena penyelenggara tdk perlu menyiapkan dan membayar relawan di TPS-TPS
4. hasil 100% biasanya selesai malam hari, ini karena tidak semua saksi bisa kirim sms, ada yang telepon atau masalah sinyal hp di desa2.
5. Hasil lebih akurat karena data dari semua TPS.
6. Bisa dicetak data per TPS, per kelurahan dan per kecamatan
lebih cocok utk calon2 peserta pilkada atau KPU atau Help Desk pemerintah kabupaten/kota atau bisa juga dari kepolisian.

 

Exit Poll:

Sementara, Exit poll adalah metode mengetahui opini publik yang dilakukan sesaat setelah keluar dari bilik suara. Exit poll dapat dilakukan tanpa harus menunggu TPS tutup. Sehingga, riset jenis ini bisa lebih cepat diketahui hasilnya dibandingkan quick count.

Namun, meski punya kelebihan mengetahui hasil lebih cepat, hasil exit poll cenderung kalah presisi ketimbang quick count. Hal ini karena exit poll menjadikan pemilih sebagai sampel, sedangkan sampel quick count adalah suara riil di TPS. Artinya, pemilih bisa saja tidak jujur atau merahasiakan jawabannya kepada peneliti.

Nah, semoga Artikel ini bermanfaat menambah wawawasan pembaca tentang pemilu ini, jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh info-info yang tidak sesuai fakta, marilah kita lebih arif dengan menunggu KPU menyatakan siapa pemenang sebenarnya dari pertarungan pilpres ini.

Siapapun yang terpilih itulah presiden kita, tanpa perlu kita menghujat dan meledek atau mengeluarkan perkataan2 yang hanya untuk menutupi rasa tidak pede bahwa belum tentu calon yang kita dukung adalah pemenangnya. (***)

sumber : wikepedia & kaskus.co.id

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan