Mantan Bupati Tapteng Sukran Tanjung di Vonis Bebas Tapi Amirsyah Tanjung Di ganjar 2 Tahun

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung
Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung
banner 468x60

1Minutesnews.com, Medan | Majelis hakim memvonis bebas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung (51) , dalam sidang yang berlangsung di Ruang Cakra 8 PN. Medan, hari Selasa (5/3/2019).

Dalam amar putusan yang dibacakan, disebutkan terdakwa Sukran tidak terbukti melakukan penipuan sebagaimana yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Sukran dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana didakwakan. Dia divonis bebas dan hak-hak, kedudukan, harkat, serta martabatnya dipulihkan.

Terdakwa dalam perkara ini awalnya dituntut pidana penjara 3 tahun oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga bersama sang abang Amirsyah Tanjung karena melanggar 378 Jo Pasal 55(1) ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penipuan dan penggelapan.

Namun, putusan Sukran berbeda dengan sang abang Amirsyah Tanjung yang terbukti bersalah dengan vonis hukuman 2 tahun penjara.

Humas PN Medan Erintuah Damanik menegaskan, sejumlah fakta persidangan menjadi pertimbangan majelis hakim memutuskan Sukran tidak bersalah.

“Tidak pernah ada saksi korban bertemu dengan Sukran. Tidak pernah juga ada saksi Sukran menjelaskan adanya sesuatu proyek,” jelas Erintuah yang juga ketua majelis hakim perkara itu.

Di persidangan, baik Sukran maupun Amiruddin, membantah menjanjikan proyek kepada saksi korban.

“Di persidangan itu, dia pun menyangkal. Tidak pernah di persidangan si Amirsyah Tanjung mengatakan itu,” jelas Erintuah.

Berbeda dengan Sukran, Amirsyah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan. Dia dijatuhi hukuman 2 tahun penjara.

“Dia terbukti menerima uang dari korban,” sebut Erintuah.

Klik halaman 2 (dua) untuk melanjutkan

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan