Gunakan Bom Mobil, Abu Hamzah Rencanakan Serang Polisi di Sibolga, Penyandang Dana Bunuh Diri

  • Whatsapp
Suasana di lokasi rumah kediaman terduga teroris di Sibolga Abu Hamzah saat kedatangan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. Tampak personil kepolisian menghalau warga yang datang mendekat (Foto Agus/1Minutesnews.co)

1Minutesnews.com, JAKARTA | Terduga Teroris Sibolga, Abu Hamzah, dan terduga teroris Lampung, RIN alias Putra Syuhada beserta Y alias Khodijah merencanakan akan menyerang Polisi dengan menggunakan bom mobil.

“Teroris Y mendesain bersama AH dan P untuk membuat bom mobil. Sasarannya adalah kantor polisi di Sibolga maupun aparat polisi lalu lintas yang melaksanakan tugas,” ungkap Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, Rabu (20/3/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

Abu Hamzah Bersama Y alias Khodijah merencanakan aksinya akan dilakukan setelah menikah. Mereka juga berperan sebagai penyedia biaya di jaringan Sibolga.

Beberapa jenis bom yang dirakit kelompok ini adalah bom rompi dan bom ranjau. Pembuatan bom tersebut dibiayai Y alias Khodijah dari hasil menggadaikan rumah dan tanahnya.

 

Penyandang Dana Bom Mobil Tewas Bunuh Diri

Terduga teroris berinisial Y alias Khodijah (35) asal Klaten, Jawa Tengah yang baru ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (14/3), tewas pada Senin (18/3) karena diduga bunuh diri dengan mengkonsumsi bahan kimia keras.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Khodijah ditemukan dalam keadaan tubuhnya lemas di ruang pemeriksaan.

Y diperiksa di Rutan Polda Metro Jaya pada hari Minggu (17/3) dan ditemukan dalam keadaan sakit di ruang istirahat pemeriksaaan pada Senin (18/3) pagi.

Adapun dia diperiksa penyidik Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Polda Metro Jaya.

Klik halaman 2 (dua) untuk melanjutkan

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan