Duh… Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pramuka Juga Menunggu Sukran Tanjung

Salinan Pengaduan Kwarcab Pramuka Tapteng ke Kejaksaan Agung
banner 468x60

1Minutesnews.com, Tapteng | Mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung saat ini berada di Lapas Tukka usai di vonis bebas di PN Medan dalam kasus dugaan penipuan. Ironisnya, kasus dugaan korupsi Dana Hibah Kwarcab Pramuka Tapteng senilai Rp. 850 juta sudah bergulir di Kejaksaan Negeri Sibolga.

Hari Selasa (5/3/2019), Sukran baru saja meluapkan kegembiraanya pasca pembacaan amar putusan Majelis Hakim PN. Medan yang menyatakan Sukran Jamilan Tanjung dalam kasus dugaan penipuan dengan pelapor Yosua Marudut Tua Habeahan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Putusan ini hanya beberapa jam membuat mantan Bupati Tapteng menggantikan Bonaran Situmeang ini bernafas lega.

Kasus yang sebelumnya sudah di adukan di Polda Sumut ternyata dinyatakan sudah masuk tahap 2 (pelimpahan).

Hal ini dibenarkan Pihak Polda Sumut, melalui Karo Penmas AKBP MP. Nainggolan saat dikonfirmasi redaksi 1Minutesnews.com, sebelum pesawat yang membawa Sukran Jamilan Tanjung tiba.

“ Iya benar, hari ini kasus yang lain masuk tahap 2,” tulis MP. Nainggolan melalui pesan whatshapnya hari Rabu (6/3/2019).

Mantan Bupati Tapteng Sukran J Tanjung tiba di Bandara FL. Tobing dengan pengawalan petuga dari Polda Sumut dan Kejaksaan

Sementara Kuasa Hukum Sukran Tanjung Sutan Nasution seperti dikutip dari medan.Tribunnews.com menjelaskan bahwa penangkapan tersebut terkait kasus penipuan sebesar 300 juta oleh penggugat Sartono Manalu.

“Itu kasus pinjam meminjam uang beda dari yang sebelumnya. Versi penegak hukum terkena pidana pasal 378. Ada uang dulu dipinjam sama orang. Memang ratusan ada juga dikembalikan naik perkara. Polda sudah selesai dan sudah dilimpahkan, adalah 4 bulan yang lalu. Belum tahu kapan persidangan dilimpahkan jaksa,” terangnya di medan.Tribunnews.com

Ia menerangkan bahwa pihaknya akan mengusahakan kasus ini ke perkara perdata karena ada uang telah dibayarkan.

“Kami melihat lebih condong perdata karena sudah ada sebagian yang dibayar. Kami akan mengajukan bantahan-bantahan karena ini unsur perdata. Kemarin udah mau damai tapi ada orang di belakangnya,” tambahnya.

Walaupun demikian, bila mantan Bupati Tapteng ini juga lolos di kasus ini, Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp. 850 juta yang di adukan Ke Kejaksaan Agung tanggal 27 November 2017 lalu ternyata kasusnya sudah di Kejaksaan Negeri Sibolga.

Hal ini terungkap saat redaksi 1Minutesnews.com mempertanyakan hal ini kepada Kejaksaan Negeri Sibolga, usai aksi demo di Kejaksaan Negeri Sibolga beberapa waktu yang lalu.

“ Benar, kita sudah memanggil saksi-saksi terkait kasus dana pramuka,” jawab Timbul hari Selasa (18/12/2018) lalu.

Timbul mengakui “ krimit” (bingung,red) karena pelapor menarik laporannya. Tetapi Timbul Pasaribu menegaskan, walaupun pelapor menarik laporannya kasus ini akan tetap diproses.

Klik halaman 2 (dua) untuk melanjutkan…

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan