Di Vonis Bebas, Kejati Sumut Ajukan Kasasi Atas Kasus Mantan Bupati Tapteng Sukran Tanjung

Pimred 1Minutesnews.com bersama Kasi Penkum dan Humas Kejatisu Sumanggar Siagian, SH.MH,
banner 468x60

1Minutesnews.com, Medan | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut memastikan tidak akan membiarkan kasus dugaan penipuan terdakwa Mantan Bupati Tapteng, Sukran Jamilan Tanjung berlalu begitu saja.

Kejaksaan Tinggi Sumut melalui Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian,SH,MH ,mengatakan telah mengajukan Kasasi terhadap vonis bebas mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung ke Mahkamah Agung.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“ Untuk Bapak Sukran Tanjung oleh Majelis Hakim PN. Medan di vonis bebas. Sementara Amirsyah Tanjung di vonis 2 Tahun,” tulis Sumanggar Siagian, SH, MH melalui pesan whatshap kepada redaksi 1Minutesnews.com hari Sabtu (9/3/2019).

Masih menurut Sumanggar Siagian,SH,MH, “ jadi untuk terdakwa Sukran Tanjung, JPU menyatakan melakukan Upaya Hukum dan telah mendaftarkan Kasasi untuk kasus ini ke PN Tipikor Medan. Hari Jumat (8/3/2019) telah kita daftarkan ” tulisnya.

Sebelumnya diberitakan, Majelis hakim memvonis bebas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung (51) , dalam sidang yang berlangsung di Ruang Cakra 8 PN. Medan, hari Selasa (5/3/2019).

Sidang Mantan Bupati Tapteng

Dalam amar putusan yang dibacakan, disebutkan terdakwa Sukran tidak terbukti melakukan penipuan sebagaimana yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sukran dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana didakwakan. Dia divonis bebas dan hak-hak, kedudukan, harkat, serta martabatnya dipulihkan.

Terdakwa dalam perkara ini awalnya dituntut pidana penjara 3 tahun oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga bersama sang abang Amirsyah Tanjung karena melanggar 378 Jo Pasal 55(1) ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penipuan dan penggelapan.

Namun, putusan Sukran berbeda dengan sang abang Amirsyah Tanjung yang terbukti bersalah dengan vonis hukuman 2 tahun penjara.

Mantan Bupati Tapteng tersebut ditahan kembali di Lapas Kelas II A Sibolga sehari setelah ditanyakan bebas, Rabu (6/3/2019).

Sukran tiba dari Medan menaiki pesawat Wings Air menuju Bandara Pinang Sori yang dikawal tiga orang polisi dari Polda Sumut. Dengan kepala dan wajah ditutupi mengenakan jaket warna hitam dan tangan diborgol, Sukran langsung dimasukkan ke dalam mobil Avanza warna putih menuju kantor Kejari Sibolga. (ast)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan