13 Jam Berlalu , Duarr… 2 Ledakan Terdengar dari Arah Rumah Terduga Teroris di Sibolga

Kepulan asap tebal membubung dari arah rumah terduga teroris di Sibolga

1Minutesnews.com, Sibolga | Sejak ledakan yang di duga bom terjadi di rumah  terduga teroris Abu Hamzah alias Hussein alias Uppang alias Bapak Abu hari Selasa (12/3/2019) pukul 14.20 WIB, dua ledakan kembali terdengar hari Rabu (13/3/2019) sekira pukul 01.32 WIB dinihari.

Upaya negosiasi yang dilakukan pihak Tim Kepolisian yang juga melibatkan Tokoh Agama sejak pukul 16.20 WIB terhadap istri terduga teroris Uppang tak kunjung membuahkan hasil.

Diketahui di dalam rumah yang beralamat di Jalan Cenderawasih Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara masih terdapat istri pelaku bersama dengan seorang anak yang disebut berusia tiga tahun.

Negosiasi dengan mempergunakan pengeras suara dari Mesjid Al Mukhlisin ini meminta kepada istri terduga teroris bersama anaknya yang masih berada di dalam rumah untuk menyerahkan diri dan datang ke Mesjid.

Upaya ini tak henti-henti di suarakan, baik dari Tokoh Agama yakni Ustadz Zainun Sinaga maupun salah seorang kerabat dari istri terduga pelaku maupun dari Polres Sibolga yakni Iptu Ramadhan Sormin.

“ Ala sunyi kini ko suara di Jalan Cenderawasih samo di Jalan Mojopahit. Karano ado di rumah kau tu yang nakkan mancelakakan diri urang lain. Jadi himbauan ko dengan amat sayang. Ala susah masyarakat, susah jiran kau. Manyerahkan diri sajo kau, anak kau tak badoso. Kalua kau, bawok anak kau tu ka mesjid ko. Jelaskan dengan baik , biarkan aparat mambarsihkan apo yang ado di rumah kau tu,” himbau Ustad Zainuddin Sinaga dengan loga bahasa Sibolga.

Jika di artikan bahasa Indonesia

“ Sudah sunyi suara di Jalan Cendrawasih dan Jalan Mojopahit. Karena ada di rumah kau itu yang akan membuat orang lain celaka. Jadi kami minta dengan rasa sayang. Sudah susah masyarakat dan tetangga. Menyerahlah, anak mu tidak berdosa. Keluarlah, bawa anak mu ke mesjid ini. Jelaskan masalahmu kepada polisi dan biarkan lah polisi yang membersihkan apa yang ada di rumah mu,”

Negosiasi dan pengepungan rumah terduga teroris ini di pimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Agus Andrianto dengan mengerahkan Densus 88, Brimob dan Gegana serta di backup Polres Sibolga.

Tetapi hingga Kapolda Sumatera Utara yang tiba dari Medan sekira pukul 17.00 WIB hingga meninggal kan lokasi sekira pukul 09.30 WIB istri dari terduga teroris masih bertahan di dalam rumah yang berlantai dua.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Adrianto

Kepada Awak Media, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di dampingi Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja serta Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, mengatakan enyatakan masih akan tetap melakukan upaya negosiasi dengan terduga teroris yang berada di dalam rumah yang sudah dikepung oleh tim kepolisian tersebut.

Klik halaman 2 untuk melanjutkan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.